1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Berita

FORCLIME selaraskan rencana kerja 2019 dengan mitra di Kalimantan Utara

2019 04 11 AWP Workshop in Kaltara ms lowres

Dalam rangka mengharmonisasikan rencana kerja 2019 dengan mitra lokal di Kalimantan Utara, FORCLIME bersama dengan Dinas Kehutanan Provinsi mengadakan diskusi pada tanggal 11 April di Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Selain itu, pertemuan ini bermaksud untuk menginformasikan dan perkembangan kegiatan FORCLIME dan berkoordinasi dengan mitra-mitra di Kalimantan Utara. Dalam pertemuan tersebut FORCLIME diwakili oleh dua manajer area strategis, Bapak Wandojo Siswanto dan Bapak Lutz Hofheinz (Modul Kerja Sama Teknis) dan Bapak Basoeki Karyaatmadja (Modul Kerja Sama Keuangan).

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Kehutanan Kalimantan Utara, Bapak Maryanto, mengatakan bahwa pemanfaatan Dana Bagi Hasil-Dana Reboisasi (DBH-DR), yang didistribusikan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dianggap rendah. Jika pengeluaran tahun ini tetap rendah, Kemenkeu akan memotong 40% dari total pendanaan. Pencairan dana reboisasi diatur oleh keputusan Menteri Keuangan yang hanya dapat digunakan untuk kegiatan pencegahan kebakaran hutan. Karena kebakaran hutan jarang terjadi di Kalimantan Utara, maka dana tersebut tidak dapat dicairkan. Selama diskusi, bapak Teddy Kusuma dari Badan Perencanaan Daerah, menyarankan kepada FORCLIME untuk menyesuaikan rencana kerjanya sehingga tidak ada kegiatan yang tumpang tindih sehingga dana DBH DR dapat dimanfaatkan secara optimal.

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:
Mohammad Sidiq, Koordinator Provinsi Kalimantan Utara
Sekar A. Woro Yunita, Advisor Junior bidang pengelolaan hutan lestari
Wandojo Siswanto, Manajer bidang strategis, Kebijakan kehutanan dan perubahan iklim

Dibuat: Jumat, 12 April 2019

FORCLIME dan Cagar Biosfer Lore Lindu hadir pada pameran Kehutanan Indogreen

Pameran Indogreen merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sejak tahun 2006. Tahun ini adalah tahun kesebelas diselenggarakannya pameran tersebut. Tema pameran tahun ini adalah “Integrasi dan Sinergi Industri pada sektor Kehutanan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”. Peserta pameran bervariasi, mulai dari lembaga pemerintah (tingkat provinsi dan kabupaten), perusahaan swasta (industri kehutanan, perusahaan tambang, asosiasi kehutanan). FORCLIME dan Cagar Biosfer Lore Lindu hadir dalam stan bersama menampilkan kegiatan dan capaiannya selama pameran yang diselenggarakan pada tanggal 4 sampai 7 April di Celebes Convention Center di Makassar, Sulawesi Selatan. Di dalam stan bersama juga ditampilkan produk coklat dari Cagar Biosfer Lore Lindu yang dibuat oleh Kelompok Perempuan di Palu, Sulawesi Tengah.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:
Ratu Wina Widyawati, Programme Officer (Information and Knowledge Management)

Dibuat: Senin, 08 April 2019

FORCLIME rayakan Hari Hutan Internasional di Indonesia

2019 03 21 IDF at Manggala Wanabakti rw

FORCLIME secara aktif berpartisipasi dalam perayaan Hari Hutan Internasional (International Day of Forests-IDF) di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sejak 2015. KLHK mengadakan serangkaian acara pada 21 Maret 2019 di Manggala Wanabakti, Jakarta, seperti lomba menggambar & mewarnai (untuk sekolah dasar); kompetisi VLOG dan video menggunakan drone, kompetisi pidato (untuk sekolah menengah atas) dan pameran satu hari (untuk umum). Tahun ini, fokus KLHK adalah pada kaum muda dengan tema ‘Rekreasi Edukasi Rimbawan Milenial’. Setidaknya ada 1.000 peserta di acara tersebut.

Selain itu, KLHK mengadakan talk show dengan topik Pendidikan Hutan dan Pemuda. Karena fokusnya adalah pada generasi muda, penerapan teknologi dan aplikasi terbaru diperlukan untuk berkomunikasi dengan generasi milenium tentang pentingnya hutan untuk fungsi ekologi, ekonomi dan sosial.

Pada bulan Desember 2012, PBB menetapkan tanggal 21 Maret sebagai Hari Hutan Internasional, dengan tujuan untuk merayakan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya semua jenis hutan dan pohon, yang tumbuh di luar hutan. Tema tahun ini adalah Hutan dan Pendidikan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Mohamad Rayan, Adviser for Crosscutting Issue and Conflict Management

Dibuat: Kamis, 28 Maret 2019