1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Berita

Siswa UNIPA dan UNCEN presentasikan pembelajaran selama magang pada rapat koordinasi FORCLIME

2019 08 06 QM Makassar

Modul Kerja Sama Teknis FORCLIME mengadakan pertemuan koordinasi internal kedua pada tanggal 13-15 Agustus di Makassar, Sulawesi Selatan. Tujuan pertemuan ini adalah untuk merefleksikan apa yang telah dilakukan dan pencapaian pada kuartal atau bulan sebelumnya. Keistimewaan pertemuan triwulanan ini adalah presentasi tentang kemajuan dan pembelajaran dari 15 peserta magang dari Universitas Cenderawasih dan Universitas Papua. Peserta magang menghargai kesempatan berpartisipasi yang diberikan FORCLIME dan berkomitmen untuk menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama magang.

Dalam pertemuan tersebut, FORCLIME Modul Kerja Sama Finansial (FORCLIME FC) menyampaikan tentang kemajuan pelaksanaan kegiatan FORCLIME FC di kabupaten percontohan di Kalimantan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Mohamad Rayan, Advisor for Crosscutting Issue and Conflict Management
Sekar Yunita, Junior Adviser on Sustainable Forest Management

Dibuat: Senin, 12 Agustus 2019

KPH Kubu Raya jelaskan pencegahan Karhutla dengan pendekatan pengelolaan lansekap berkelanjutan di tingkat desa pada acara diskusi Pojok Iklim

2019 08 07 KPH Kubu Raya Pojok Iklim

Pojok Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengadakan diskusi “Pencegahan Karhutla melalui Pendekatan Sustainable Landscape Management di Tingkat Desa, di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kubu Raya Kalimantan Barat” pada tanggal 7 Agustus 2019 di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta. Tiga narasumber dihadirkan dalam diskusi tersebut, yaitu: Eva Famurianti (Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim, KLHK); Prof. Bambang Hero (Guru Besar Perlindungan Hutan, IPB), dan Ponty Wijaya (Kepala KPH Kubu Raya). Kegiatan yang didukung oleh FORCLIME ini dihadiri oleh lebih dari 70 orang yang mewakili unit teknis KLHK, LSM, mahasiswa, wartawan.

Dalam diskusi tersebut, Kepala KPH Kubu Raya mempresentasikan kegiatan yang dilakukan dalam upaya pengendalian Karhutla di dalam wilayah kerjanya, termasuk pembentukan empat desa model, peningkatan kapasitas Brigade Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), seperti pengoperasian drone, komunikasi, pendampingan masyarakat. ‘Kami membuat peta aksesibilitas, peta kerawanan kebakaran, peta area bekas terbakar; yang membantu efektifitas kerja dan efisiensi biaya’, tambahnya. Upaya-upaya tersebut ditujukan untuk pencegahan Karhutla di wilayah KPH Kubu Raya, agar dapat berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.

Materi diskusi dapat diunduh dari situs Pojok Iklim*

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Ponty Wijaya, Kepala KPH Kubu Raya
Gatot Moeryanto, Tenaga ahli, pengelolaan hutan
Martha Desriyanti Siregar, siswa magang, Universitas Cendrawasih

*Pojok Iklim adalah salah satu kelompok kerja Dewan Pertimbangan Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Salah satu tugasnya adalah menyelenggarakan diskusi rutin terkait dengan perubahan iklim

Dibuat: Jumat, 09 Agustus 2019

FORCLIME dukung penyebaran informasi pembangunan KPH pada Rakor KPH 2019

Forclime dukung penyebaran informasi pembangunan KPH

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengadakan rapat koordinasi nasional Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) pada tanggal 24-25 Juli di Yogyakarta. Tema tahun 2019 ini adalah ‘Sinergitas Kebijakan Pusat-Daerah untuk Mendorong Pembangunan KPH’. Selain Kepala KPH, peserta rapat koordinasi nasional (Rakornas) adalah Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Bappeda Provinsi, jajaran KLHK, Lembaga internasional yang mendukung pembangunan KPH (GIZ, World Bank). Pada acara pembukaan disampaikan keynote speech dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Dalam pidato arahan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang dibacakan oleh Sekjen KLHK, disampaikan bahwa Rakornas ini menjadi sangat penting dan relevan dalam merumuskan kebijakan percepatan pembangunan dan operasionalisasi KPH yang sinergis antara pusat dan daerah.

Selama Rakornas, diadakan pameran dan FORCLIME hadir mendukung direktorat Rencana, Penggunaan dan Pembentukan Wilayah Pengelolaan Hutan, KLHK, menampilkan data dan informasi terkini Sistem Informasi dan Dokumentasi (Sinpasdok). Dalam pameran tersebut, FORCLIME juga menampilkan kegiatan yang dilakukan di KPH Kubu Raya terkait dengan pencegahan api terintegrasi di KPH, selain kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di tiga kabupaten percontohan di Malinau (Kalimantan Utara), Berau (Kalimantan Timur) dan Kapuas Hulu (Kalimantan Barat).

Dalam Rakornas KPH ini, KLHK memberi penghargaan kepada pemerintah provinsi yang mendukung pembangunan KPH, yaitu: Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada beberapa KPH, yaitu: KPH Yogyakarta, KPH Lakitan Bukit Cogong (Sumatera Selatan), KPH Batu Lampeh (Nusa Tenggara Barat), KPH Kayu Tangi (Kalimantan Selatan). Penghargaan khusus diberikan kepada Kepala KPH perempuan sebagai Srikandi pembangunan KPH, yaitu: Kepala KPH Kerinci (Jambi), Kepala KPH Wilayah XII Benakat (Sumatera Selatan), Kepala KPH Wilayah VI Gorontalo, Kepala KPH Unit II Sorong (Papua Barat).

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Wandojo Siswanto, Manajer Bidang Strategis, Kebijakan Kehutanan dan Perubahan Iklim
Sekar A. Woro Yunita, Junior Advisor, Kebijakan Kehutanan

Dibuat: Jumat, 26 Juli 2019