1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Berita

Lokakarya akhir FORCLIME II Fire Management: Pencegahan kebakaran terpadu

2020 11 05 closing workshop eco consult

“Melihat sejarah kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, lebih banyak dipengaruhi oleh faktor manusia, maka hendaknya upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan lebih diprioritaskan dibanding upaya pemadaman”, kata Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam sambutan pembukaan pada acara Lokakarya Akhir Program Pengendalian Kebakaran Hutan pada tanggal 26-27 Oktober 2020.

Program Pengendalian Kebakaran Hutan (FORCLIME II Fire Management) dilaksanakan di KPH Kubu Raya, Kalimantan Barat sejak tahun 2017 hingga pertengahan 2020. Capaian atas pelaksanaan program disampaikan dalam lokakarya akhir tersebut, dengan topik Berbagi Pengalaman Upaya Pencegahan Kebakaran Hutan Terpadu. Dalam acara tersebut juga dilakukan Peluncuran Panduan Pelaksanaan Pengelolaan Brigdalkarhutla Tingkat KPH Provinsi Kalimantan Barat oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat. Lokakarya ini dilaksanakan atas kerja sama Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim, KLHK dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan didukung oleh FORCLIME.

Untuk informasi yang lebih lanjut, silakan hubungi:
Jumtani, Koordinator Provinsi Kalimantan Barat
Wira Hakim, Advisor Junior bidang Pengembangan SDM

Dibuat: Kamis, 05 November 2020

Renstra Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2020-2024 ditetapkan

2020 10 19 Renstra

Setelah melalui proses diskusi yang panjang, Rencana Strategis Nasional Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2020 - 2024 ditetapkan pada tanggal 14 Agustus 2020 oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Peraturan No. 16/MENHLK/SETJEN/SET.1/8/. Peraturan tersebut mengukuhkan rencana strategis (Renstra) sebagai rencana jangka menengah kementerian dan telah diunggah ke situs Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 16 Oktober 2020.

FORCLIME mendukung proses penyusunan Renstra sejak awal tahun 2018. Biro Perencanaan, didukung FORCLIME, mengadakan serangkaian pertemuan dalam mempersiapkan Renstra 2020 – 2024. Renstra tersebut harus sejalan dengan prioritas nasional dan pembangunan ekonomi. Selama proses tersebut, beberapa tenaga ahli FORCLIME terlibat dan memberikan masukan teknis.

Sebelum peraturan tersebut diundangkan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, didukung FORCLIME, mengadakan sosialisasi tentang integrasi program berbasis spasial di tingkat lapangan. Sehingga pelaksanaan Renstra KLHK 2020-2024 dikaitkan dengan lokasi (pendekatan spasial) mengikuti slogan “Holistic, Integrated, Thematic and Spatial” (HITS).

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Wandojo Siswanto, Advisor Senior bidang kebijakan kehutanan dan perubahan iklim
Mohammad Rayan, Advisor Teknis lintas bidang dan pengelolaan konflik

Dibuat: Selasa, 20 Oktober 2020

Studi populasi rusa di Tambrauw, Papua Barat untuk buat keputusan pengelolaan di masa depan

2020 10 07 Webinar Rusa management in Tambrauw margaretha pangau

Introduksi spesies mamalia ke Tanah-Papua telah menjadi fokus perhatian konservasi. Meningkatnya kelimpahan spesies introduksi tersebut (misalnya rusa) dapat sangat mempengaruhi flora dan fauna asli Tanah Papua. Oleh karena itu, pada bulan Mei hingga Oktober 2019 FORCLIME mendukung studi penelitian lapangan tentang pengelolaan Rusa di Tambrauw, Papua Barat. Studi lapangan dirancang untuk memberikan data dasar tentang kelimpahan populasi dan praktik berburu saat ini. Informasi ini akan menjadi penting untuk keputusan pengelolaan rusa di masa depan. Penelitian ini merupakan kerjasama FORCLIME, Universitas Göttingen Jerman, Universitas Cenderawasih dan Universitas Papua. Hasil penelitian lapangan dipresentasikan dalam webinar pada 7 Oktober 2020 menggunakan aplikasi MS Teams. Penelitian lapangan menggambarkan sebaran dan populasi rusa di Tambrauw, pola perburuan dan pentingnya rusa bagi masyarakat lokal dalam hal perburuan dan kelestarian satwa liar. Lebih dari 60 peserta mengikuti webinar, yang mewakili Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di tingkat nasional dan daerah (Papua dan Papua Barat), instansi pemerintah terkait dan universitas di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Mohammad Sidiq, Advisor Teknis bidang pengelolaan hutan lestari
Dr Margaretha Pangau, peneliti studi pengelolaan rusa di Tambrauw, Papua Barat

Dibuat: Rabu, 07 Oktober 2020

in cooperation with ministry of forestry and environmentCooperation - Republic of Indonesia and Federal Republic of GermanyImplemented-by-giz