1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Berita

Bimbingan teknis pengelolaan hutan berdasar nilai ekosistem esensial bagi pengelola hutan di Provinsi Kalimantan Timur

 2019 10 09 Bimtek pengelolaan hutan Kaltim supri

Sebagai upaya peningkatan kapasitas unit pengelola hutan di tingkat tapak, pada tanggal 9-10 Oktober 2019 Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur mengadakan bimbingan teknis pengelolaan hutan dan keanekaragaman hayati berdasarkan nilai-nilai esensial yang dimiliki. Kegiatan ini diadakan di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau dan diikuti 30 peserta, yang mewakili Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Berau Barat, KPHP Bengalon, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan yang didukung GIZ dan The Nature Conservancy (TNC) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai prinsip dan implementasi pengelolaan hutan lestari dengan mempertimbangkan nilai-nilai ekosistem penting. Selain itu, juga membentuk forum kolaborasi perlindungan kawasan ekosistem esensial dan kawasan bernilai konservasi tinggi di Kalimantan Timur.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Suprianto, Advisor Teknis Pengelolaan Hutan Lestari, Koordinator Kabupaten Berau
Wandojo Siswanto, Manajer bidang strategis, Kebijakan kehutanan

Dibuat: Selasa, 22 Oktober 2019

FORCLIME dukung tingkatkan kapasitas petani untuk laksanakan program perhutanan sosial di Kabupaten Berau - Kalimantan Timur

2019 10 10 progam PS Berau supri

Dalam rangka mendukung pelaksanaan program Perhutanan Sosial di Kalimantan Timur, Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BDLHK) Samarinda bekerja sama dengan FORCLIME mengadakan pelatihan budidaya lebah madu pada tanggal 8-10 Oktober 2019 di Kampung Batu Rajang, Kabupaten Berau. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi petani dalam merancang dan mengembangkan budidaya lebah madu. Peserta, 30 orang, adalah anggota Kelompok Tani Hutan di Kampung Batu Rajang. Materi yang didapat peserta termasuk penggunaan peralatan budidaya lebah, teknik memanen madu, pengelolaan pascapanen, pemasaran lebah madu. Pada akhir pelatihan, BD LHK Samarinda dan FORCLIME memberi lima kotak berisi koloni lebah Trigona itama sebagai stimulan pengembangan budidaya lebah madu.

Bersamaan dengan pelatihan budidaya lebah madu tersebut, di desa Batu Rajang juga dilaksanakan pelatihan wanatani (agroforestry) bagi 30 orang anggota Kelompok Tani Hutan. Dalam pelatihan ini para peserta belajar tentang teknik merancang dan mengembangkan agroforestri. Selain itu, peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai kebijakan pengelolaan agroforestri, merancang plot agroforestri, serta menghitung biaya pengembangan agroforestri.

Program Perhutanan Sosial yang sedang dijalankan di Batu Rajang adalah skema Kemitraan Kehutanan. Skema Kemitraan Kehutanan adalah bentuk kerja sama antara masyarakat setempat dengan pengelola hutan, pemegang izin usaha pemanfaatan hutan/jasa hutan, pemegang izin pinjam pakai kawasan hutan atau pemegang izin usaha industri primer hasil hutan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Suprianto, Advisor Teknis Pengelolaan Hutan Lestari, Koordinator Kabupaten Berau
Edy Marbyanto, Manajer bidang strategis, Peningkatan Kapasitas SDM

Dibuat: Jumat, 11 Oktober 2019

Peluang pembiayaan pengelolaan hutan Kalimantan Timur dari dana bagi hasil Dana Reboisasi

2019 10 09 DBH DR supri

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur mengadakan sosialisasi dan bimbingan teknis mengenai Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Dana Reboisasi (DBH SDA DR) 2020 pada tanggal 9 Oktober di Balikpapan. Acara yang didukung oleh GIZ dan Global Green Growth Institute (GGGI) ini dihadiri 120 peserta yang mewakili semua Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Kalimantan Timur, serta perwakilan dinas kehutanan provinsi Kalimantan Utara, Barat dan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk menjelaskan peluang penggunaan dana bagi hasil sumber daya alam dana reboisasi (DBH SDA DR), yang juga dapat digunakan untuk mendukung kegiatan KPH terkait dengan rehabilitasi hutan dan lahan.

Dalam paparannya, Kepala bidang ekonomi Bappeda Kalimantan Timur, Saur Paseroan, mengatakan bahwa pembangunan KPH dapat berkontribusi pada pengurangan angka kemiskinan. Pemateri lain dalam bimbingan teknis tersebut adalah perwakilan dari Kementerian Keuangan (Ardimansyah) dan Teguh Prio Adisulistyo, perwakilan dari Biro Perencanaan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Joko Tri Haryanto dari Badan Kebijakan Fiskal.

Pada akhir penyampaian materi, Joko Tri Haryanto menginformasikan peluang pembiayaan pembangunan sektor kehutanan, khususnya yang bisa diakses KPH, seperti: Green Sukuk, Green Climate Fund (GCF).

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Suprianto, Advisor Teknis Pengelolaan Hutan Lestari, Koordinator Kabupaten Berau
Arif Data Kusuma, Koordinator Provinsi Kalimantan Timur
Wandojo Siswanto, Manajer bidang strategis, Kebijakan kehutanan

Dibuat: Kamis, 10 Oktober 2019