1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Berita

Siapkan platform pasar untuk kegiatan terkait perhutanan sosial di Kalimantan Utara

2019 05 21 Market and Analysis Development resized

FORCLIME bersama mitra, yaitu Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Malinau, penyuluh kehutanan, dan FORCLIME-FC mengadakan pertemuan untuk membahas pengembangan pasar terkait dengan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Kalimantan Utara pada 22 Mei 2019 di Malinau. Tujuan pertemuan ini adalah untuk memperkenalkan konsep tentang bagaimana mendapatkan akses ke pasar dan mengimplementasikan pengembangan pasar yang berkelanjutan. Daniel Maertz, Advisor Teknis FORCLIME, memfasilitasi pertemuan ini dengan presentasi dan diskusi.

Perhutanan Sosial (HUTSOS) memberikan akses bagi komunitas lokal untuk mengelola lahan hutan, termasuk akses ke Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan jasa lingkungan. HUTSOS juga telah membentuk komunitas bisnis (KUPS). Di Kalimantan Utara, masyarakat lokal (KUPS) telah bekerja bersama dengan penyuluh kehutanan dan LSM sejak mengusulkan HUTSOS kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Penyuluh kehutanan dan petani adalah pemain utama dalam bisnis lokal dan pengembangan pasar. Namun, keterbatasan kapasitas mempengaruhi setiap aspek pengembangan pasar. Oleh karena itu, FORCLIME akan mengembangkan model pengembangan pasar terkait dengan Perhutanan Sosial di Kalimantan Utara bekerja sama dengan masyarakat lokal.

Daniel Maertz menyatakan bahwa “Model ini mempertegas pengembangan kapasitas potensi KUPS dan penyuluh, termasuk staf KPH. Melalui kesepakatan bersama, setiap KPH bekerja sama dengan kelompok tani menentukan satu hingga dua skema KUPS. Konsep-kosep kemitraan kehutanan, hutan kemasyarakatan (HKM), atau hutan desa merupakan bagian dari analisis pasar; Pengetahuan lokal, nilai-nilai budaya dan kebutuhan akan memainkan peran penting dalam pengembangan analisis”.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Mohammad Sidiq, Koordinator Provinsi Kalimantan Utara
Daniel Maertz, Advisor, Agroforestry, Kalimantan Utara

Dibuat: Selasa, 11 Jun 2019

Rencana pengelolaan 2019 KPH Nunukan selesai disusun, Kalimantan Utara

2019 05 15 RPHJP KPH Nunukan Kaltara

Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Nunukan mendiseminasikan rencana pengelolaan 2019 pada 15 Mei 2019 di kota Nunukan, Kalimantan Utara. Acara tersebut dihadiri oleh camat, kepala desa, konsesi hutan, dan perwakilan masyarakat setempat.

Rencana pengelolaan tahunan mengacu pada rencana pengelolaan hutan jangka panjang (RPHJP) yang disetujui dan ditandatangani oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. KPH Nunukan mensosialisasikan rencana operasinya kepada para pemangku kepentingan yang relevan dengan tujuan untuk menjelaskan peran KPH dan kegiatan KPH Nunukan untuk meningkatkan koordinasi.

Pada sambutan pembukaan, Kepala KPH Nunukan, Bastiang, mengatakan bahwa rencana pengelolaan tahunan adalah kesempatan untuk mencapai KPH mandiri. Selain itu, juga merupakan peluang untuk menciptakan kemitraan dengan mitra yang relevan.

Proses persiapan dan penyelesaian rencana pengelolaan hutan KPH Nunukan didukung oleh FORCLIME, yang telah membantu pembangunan KPH sejak 2017.

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:
Mohammad Sidiq, Koordinator Provinsi Kalimantan Utara

Dibuat: Senin, 20 Mei 2019

Country Director GIZ Indonesia, ASEAN dan Timor Leste kunjungi tambak udang dan Kawasan Esensial Ekosistem di Bulungan, Kalimantan Utara

2019 05 09 Martin Hansen visit lowres

Pada tanggal 9 Mei 2019, Country Director GIZ Indonesia, ASEAN dan Timor Leste, Mr Martin Hansen, mengunjungi wilayah kerja FORCLIME di provinsi Kalimantan Utara termasuk tambak udang dan Kawasan Esensial Ekosistem di Bulungan untuk melihat kemajuan kegiatan program yang dilaksanakan di lapangan. Pada hari yang sama Bapak Hansen melakukan kunjungan kehormatan bertemu dengan Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara, Dr. Suriansyah di Tanjung Selor, ibu kota provinsi Kalimantan Utara. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh pejabat dari dinas provinsi terkait, selain itu hadir pula Direktur Program FORCLIME, Mr Georg Buchholz, yang mendampingi Mr Hansen.

Selama pertemuan tersebut, Dr Suriansyah menjelaskan bahwa saat ini pemerintah provinsi dan Kabupaten Bulungan memberi perhatian terhadap hutan bakau dan lahan gambut untuk tujuan konservasi. Lebih lanjut, beliau mengatakan, 'Upaya ini akan diikuti dengan peningkatan kapasitas manusia kersiapan menghadapi isu masa depan mengenai implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan’. Dr Suriansyah menyampaikan bahwa sangat senang dengan kerja sama GIZ di Kalimantan Utara dan menghimbau staf Pemprov untuk mengambil manfaat dari kegiatan GIZ, terutama dalam hal penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Selain Kalimantan Utara, Mr Hansen juga mengunjungi wilayah kerja dan kantor FORCLIME di Kalimantan Timur.

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:
Mohammad Sidiq, Koordinator Provinsi Kalimantan Utara

Dibuat: Senin, 20 Mei 2019

in cooperation with ministry of forestry and environmentCooperation - Republic of Indonesia and Federal Republic of GermanyImplemented-by-giz