1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Berita

Pelajar Universitas Papua (UNIPA) dan Universitas Cenderawasih (UNCEN) mulai program magang di FORCLIME

Training for Internship program

FORCLIME bekerja sama dengan Universitas Papua (UNIPA) di Manokwari (Papua Barat) dan Universitas Cenderawasih (UNCEN) di Jayapura (Provinsi Papua) mengadakan Pelatihan Pengantar Program Magang bagi siswa kedua universitas pada 17-21 Juni 2019 di kompleks Green School di Ubud, Bali. Peserta adalah mahasiswa dan lulusan baru yang terpilih melalui proses seleksi dan mereka akan disebar di kantor FORCLIME di Jakarta, Bogor, Kalimantan (timur, barat dan utara) dan Sulawesi Tengah selama beberapa bulan. Para peserta magang akan dilibatkan dalam kegiatan proyek yang sedang berlangsung dan akan diberi tugas khusus dalam pelaksanaan proyek sehingga mereka memperoleh pengalaman praktis bekerja di sektor manajemen sumber daya alam. Program magang ini termasuk dalam kerangka kerja sama keseluruhan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Dalam sesi pembukaan, Penasihat Pengembangan Kedutaan Besar Jerman, Dr. David Tantow, mengatakan, “Program magang adalah untuk pengembangan kapasitas bagi para siswa bagi karir masa depan mereka". Ekspresi serupa juga disampaikan oleh perwakilan dari Biro Kerja Sama Internasional KLHK, ibu Anggraeni Oktavia, yang menyarankan kepada peserta magang agar memanfaatkan program magang secara maksimal untuk meningkatkan dan menambah keterampilan dan mendapatkan pengalaman. “Ini adalah kesempatan langka karena tidak semua program kerja sama menyediakan program magang seperti yang diselenggarakan oleh FORCLIME”.

Setelah pelatihan ini, peserta akan langsung ditempatkan di lokasi kerja FORCLIME dan akan dibimbing oleh staf FORCLIME yang bekerja di tempat yang berbeda (Jakarta, Bogor, Pontianak, Putussibau, Samarinda, Berau, Tanjung Selor dan Palu). Peserta magang akan diberi tugas khusus oleh penyelia dalam mendukung pengembangan program FORCLIME yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan minat mereka.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Edy Marbyanto, Manajer Area Strategis, Pengembangan Kapasitas SDM
Pipin Permadi, Advisor Senior, Kebijakan Hutan

Dibuat: Jumat, 21 Jun 2019

Rapat koordinasi bidang Diklat lingkungan hidup dan kehutanan

2019 05 27 rakor KEdiklatan em resized

Badan Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BD LHK) Samarinda bekerja sama dengan GIZ menyelenggarakan Rapat Koordinasi Bidang Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan tanggal 23 Mei 2019 di Samarinda, Kalimantan Timur. Pertemuan ini bertujuan untuk: Berbagi informasi kegiatan pengembangan kapasitas SDM yang akan dilaksanakan tahun 2019 oleh instansi terkait; Mengidentifikasi usulan kegiatan pengembangan kapasitas yang perlu dikembangkan oleh BD LHK Samarinda tahun 2020. Dalam pertemuan ini hadir perwakilan dari pejabat dan widyaiswara BD LHK Samarinda, Unit Pelaksana Teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Samarinda, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Kalimantan Timur, KPH Center Provinsi Kalimantan Timur dan GIZ.

Dalam pertemuan tersebut juga dipresentasikan hasil Identifikasi Kebutuhan Diklat (IKD) di KPH Malinau (Kalimantan Utara) yang dilaksanakan oleh BD LHK Samarinda dan GIZ pada akhir tahun 2018. Usulan Diklat Prioritas dari Hasil IKD di KPH Malinau antara lain: (a) Diklat Inventarisasi Hutan; (b) Diklat Pemanfaatan Jasa Lingkungan; (c) Diklat Pengelolaan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK); (d) Diklat Manajemen Rehabilitasi Hutan dan Lahan; (e) Diklat pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Peserta pertemuan sepakat untuk menjadikan hasil IKD tersebut sebagai salah satu referensi utama dalam penyusunan Rencana Program Diklat tahun 2020 di BD LHK Samarinda.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Edy Marbyanto, Manajer bidang strategis, Pengembangan SDM
Edi Kurniadi, Kepala BD LHK Samarinda

Dibuat: Rabu, 12 Jun 2019

Mendukung penyusunan rencana pengelolaan KPH Model Malinau, Kalimantan Utara

2019 05 23 Developing RPHJP Unit II KPH Malinau3 resized

Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Model Malinau bekerja sama dengan FORCLIME mengadakan pertemuan tentang proses penyusunan rencana pengelolaan jangka panjang (RPHJP) pada 23 Mei 2019 di Malinau, Kalimantan Utara. FORCLIME mendukung KPH Model Malinau untuk menyempurnakan penyusunan RPHJP. KPH menguraikan tindakan yang akan diambil di masa depan, dengan mempertimbangkan strategi yang sesuai untuk menerapkan konservasi keanekaragaman hayati, pengelolaan hutan dan kegiatan perubahan iklim (REDD+), pengelolaan hutan berbasis masyarakat, dan integrasi SDGs.

Untuk mendukung operasi kehutanan di dalam Kesatuan Pengelolaan Hutan, RPHJP adalah kunci penting. RPHJP adalah dokumen tertulis yang menggambarkan semua elemen eksternal dan internal yang relevan (analisis SWOT) yang terkait dalam pelaksanaan pengelolaan hutan lestari.

Kepala tim penyusunan RPHJP, Kepala Bagian Perencanaan, Bapak Apriansyah menjelaskan, “Ada lima RPHJP yang wajib disususn oleh KPH Model Malinau dalam merencanakan kegiatannya di dalam kawasan hutan Malinau. RPHJP pertama ditandatangani oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2017 untuk Unit X Malinau. Mulai Mei hingga Oktober 2019, KPH membuat persiapan untuk menyusun rencana pengelolaan jangka panjang Unit II, Malinau Utara".

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Mohammad Sidiq, Koordinator Provinsi Kalimantan Utara
Daniel Maertz, Advisor, Agroforestry, Kalimantan Utara

Dibuat: Rabu, 12 Jun 2019

in cooperation with ministry of forestry and environmentCooperation - Republic of Indonesia and Federal Republic of GermanyImplemented-by-giz