1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Berita

Pembukaan Pelatihan Mediasi di Berau, Kalimantan Timur

Kick off mediation training

FORCLIME bekerja sama dengan program GIZ lain – Low Emissions Oil Palm Development (LEOPALD) – dan Conflict Resolution Unit of the Indonesia Business Council for Sustainable Development (CRU-IBCSD), mengadakan pertemuan pertama bagi peserta magang petugas mediasi pada 20-21 Februari di Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur. Lokakarya dihadiri 28 peserta, yang mewakili lembaga yang menangani konflik di sektor pertanahan pemerintah kabupaten Berau dan LSM lokal.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mediasi pegawai pemerintah daerah dan praktisi masyarakat sipil mengenai konflik sumber daya alam multi-pihak. Para praktisi dilatih untuk menengahi konflik nyata di wilayah mereka di bawah bimbingan para mediator berpengalaman. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk membentuk tim mediasi, memperkenalkan langkah-langkah pertama dalam penilaian konflik dan mencari konflik untuk praktik mediasi di wilayah mereka.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Johanna Riedmann, Advisor bidang Monitoring dan Perencanaan

Dibuat: Jumat, 15 Maret 2019

Serah terima kamar pengering madu

Honey centre handing over

Madu hutan tropis merupakan penyumbang substansial bagi perekonomian lokal di Kabupaten Kapuas Hulu. Untuk meningkatkan nilai tambah madu melalui pemrosesan yang efisien dengan kualitas yang konsisten Produk Hutan Bukan Kayu (HHBK), dua proyek GIZ (Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit), yaitu FORCLIME dan Elektrifikasi melalui Energi Terbarukan (ELREN) atau juga dikenal dengan "Green Chiller" mendukung dan mendanai membuatan instalasi ruang pengering madu. Unit ini memiliki kapasitas untuk mengurangi kadar air 200 kg madu dari 26% alami ke standar nasional 18% dalam 24 jam.

Dalam kesempatan kunjungan delegasi Kementerian Federal Jerman untuk Kerja Sama dan Pengembangan Ekonomi (BMZ) dan GIZ ke Kapuas Hulu, kamar pengeringan madu secara resmi diserahkan oleh Direktur Program FORCLIME, Georg Buchholz, kepada Sentra Wirausaha Produksi dan Pemanfaatan Komoditas Hasil Hutan Bukan Kayu. Selanjutnya dukungan juga akan diberikan untuk pengembangan kelembagaan Pusat Produksi Madu dan pemasaran produk yang terintegrasi dengan Cagar Biosfer Kapuas Hulu.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Stephan Kitzbichler, Advisor bidang agro-forestry, Kalimantan Barat
Lutz Hofheinz, Manajer bidang strategis, Pembangunan KPH

Dibuat: Jumat, 08 Maret 2019

Pemprov Kalimantan Timur revisi Rencana Kehutanan Provinsi 2011-2030

Revisi rencana kehutanan Provinsi Kalimantan Timur telah terbit melalui Peraturan Gubernur No.55 Tahun 2018 tentang Perubahan Lampiran Atas Peraturan Gubernur Kalimantan Timur No.19 Tahun 2012 tentang Rencana Kehutanan Tingkat Provinsi Tahun 2011-2030. Perubahan dilakukan untuk menyesuaian kondisi terkini, termasuk peralihan kewenangan sektor kehutanan berdasarkan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah; pembentukan Provinsi Kalimantan Utara, yang mengurangi wilayah Provinsi Kalimantan Timur; serta penetapan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Kalimantan Timur tahun 2016-2036. Penyesuaian rencana kehutanan provinsi ini dilakukan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur atas dukungan mitra-mitranya, termasuk FORCLIME (GIZ) dan Global Green Growth Institute (GGGI).

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Suprianto, Advisor Teknis Pengelolaan Hutan Lestari
Wandojo Siswanto, Manajer strategis bidang kebijakan kehutanan dan perubahan iklim

Dibuat: Selasa, 05 Maret 2019

in cooperation with ministry of forestry and environmentCooperation - Republic of Indonesia and Federal Republic of GermanyImplemented-by-giz