Bertugas di Merang, Satgas Karhutla Temukan Ribuan Batang Kayu

Satgas penanggulangan Karhutla dari TNI saat bertugas di Sungai Baung, OKI

Palembang 21 November 2015----Satuan tugas TNI penanggulangan kebakaran lahan dan hutan menemukan ribuan batang kayu glondongan di sekitar hutan Desa Muara Merang, Bayung Lencir, Musi Banyuasin. Kayu dan mesin pemotong tersebut merupakan salah satu bukti masih adanya kegiatan illegal loging di Sumatera Selatan. Kepala Penerangan Kodam II Sriwijaya Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan bonus bagi operasi memadamkan api.

"Banyak sekali kontribusi yang telah diberikan oleh prajurit dalam beberapa bulan mereka bertugas dilapangan," kata Syaepul Mukti Ginanjar, Sabtu (21/11). Tidak hanya menyita barang bukti, petugas juga berhasil mengungkap dan menangkap sejumlah pelaku kegiatan pembalakan liar. Barang bukti lainnya, antara lain senpi rakitan, sepeda motor dan lain-lain. Selanjutnya barang bukti dan pelaku sudah diamankan oleh pihak terkait.

Kapendam II/Swj juga menjelaskan bahwa selama sekitar satu bulan bertugas di wilayah Sumsel, selain melakukan patroli dan pemadaman titik api, 3 SSY yang ditempatkan sejumlah Pos di Kab. OKI dan Muba ini, mereka melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lahan serta menghilangkan perilaku membuka lahan dengan cara membakar, karena dampak buruknya sangat luar biasa merugikan.

Komandan satuan tugas penanggulangan Kebakaran hutan dan lahan Sumsel, Kolonel Inf. Tri Winarno menjelaskan, dalam menjalankan tugasnya, personilnya didukung sepenuhnya pleh pasukan Organik Kodam II/Swj, Korem 044/Gapo, BPBD, Manggala Agni, Pol PP, Masyarakat Peduli Api, Polri, PMK Perusahaan dan unsur terkait lainnya. Tugas mereka memadamkan api dengan menggunakan selang dan peralatan pendukung lainnya termasuk dengan melakukan pembuatan Blocking Kanal dan mooping up/pendinginan. "Setelah personil ditarik ke Mabes maka penanganan akan dilakukan jajaran Kodam Sriwijaya," ujar Tri Winarno, yang juga menjabat sebagai Danrem Garuda Dempo ini.

Untuk diketahui, satgas TNI pekan depan akan mengakhiri tugasnya di Sumsel. Terdapat1000 prajurit TNI dari Mabes TNI, yang terdiri dari 2 SSY personel TNI AD (Kostrad) dengan kekuatan 660 orang dan 1 SSY dari Marinir dengan kekuatan 330 orang serta 10 orang Pokko TNI AD. Direncanakan Satgas Karhutla yang sudah bertugas sejak tanggal 22 Oktober 2015 lalu, akan dilepas dan dikembalikan ke induk pasukan pada Senin pekan depan. Sebelumnya pada September lalu, gelombang pertama terdapat 1.059 personel, yang juga berasal dari Kostrad dan Marinir.

BIOCLIME report