1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Berita dari kantor baru GTZ-FORCLIME Pontianak

Sekedar informasi, sejak siang tadi sampai sore ini disini, di Kantor BKSDA, cukup banyak orang yang datang, utamanya dari kawan LSM, termasuk WWF dan Yayasan Titian, dan dari media. 

orang_utan_babyOleh karena siang tadi ada penangkapan anak Orangutan jantan berusia sekitar 6 bulan yang akan dijual seorang pedagang hewan liar kepeda seorang kawan dari LSM yang menyamar sebagai calon pembeli dari Jakarta.  Proses negosiasi sebenarnya sudah berlangsung intensif antar keduanya selama sekitar 2 minggu, sampai akhirnya ada kesepakatan transaksi awal pada hari Jumat yang lalu, tapi kemudian batal dan akhirnya disepakati siang tadi.  Dan dari hasil kerjasama antar pihak kawan LSM tadi dengan pihak SPORCE dan Kepolisian akhirnya sang penjual berhasil ditangkap beserta satu individu anak Orangutan, sebagai barang bukti.

Saya lihat anak Orangutan nya dalam keadaan sehat, dan baru saja (sore ini) ada seorang Dokter yang datang untuk memeriksa kesehatan dari anak Orangutan tersebut.

 Menurut pengakuan beberapa pihak, ini adalah kali pertama penangkapan langsung (tangkap tangan) penjualan Orangutan di Kalimantan Barat.

 Demikian breaking news...Salam hormat, Ismet

4 Juni 2010 - Pembukaan Kantor GTZ-FORCLIME di Pontianak, Kalimantan Barat

Jumat, 4 Juni 2010 adalah hari yang sangat penting untuk implementasi FORCLIME. Dr. Haryadi Himawan, Sekretaris PHKA – Departemen Kehutanan telah diundang untuk pembukaan kantor  FORCLIME di Pontianak.

Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat yang beralamat di Jalan Ahmad Yani 151 Pontianak adalah tuan rumah dari kantor baru FORCLIME di Kalimantan Barat. Ruang kantor tersebut akan ditempati oleh FORCLIME komponen 3 yang berkaitan dengan Heart of Borneo Initiative.

Kalimantan Barat adalah provinsi yang penting bagi kegiatan program GTZ-FORCLIME. Kabupaten Kapuas Hulu (Kalimantan Barat) bersama dengan Kabupaten Malinau dan Berau (Kalimantan Timur) adalah satu dari 3 Kabupaten yang terpilih untuk Program Indonesia - Jerman di sector Kehutanan dan Perubahan Iklim , serta komponen-komponen yang lain akan melakukan  kegiatan di  Kabupaten tersebut. Tiga dari empat Taman Nasional yang termasuk di dalam areal HoB memiliki kantor administrasi di wilayah Kalimantan Barat.

Dalam rangka mengembangkan dan melaksanakan program kegiatan yang berkaitan dengan konservasi alam dan pembangunan yang berkelanjutan khususnya keanekaragaman hayati di wilayah Heart of Borneo (HoB), Pontianak, ibukota Provinsi Kalimantan Barat menjadi lokasi strategis untuk kantor program GTZ-FORCLIME , karena sebagian besar mitra utama, lembaga konservasi dan organisasi sipil berada di Pontianak dan sekitarnya.

Dr Haryadi Himawan, Sekretaris PHKA - Departemen Kehutanan, pada saat upacara pembukaan kantor, dalam pidatonya menyatakan harapan untuk tercapainya kerjasama yang langgeng dan bermanfaat. Tujuan keseluruhan dari program GTZ- FORCLIME dapat dicapai secara efektif dan efisien ,serta dapat menghasilkan kepemilikan di antara para mitra. (I don’t understand with this sentence)

Harapan serupa juga telah disampaikan oleh Rolf Krezdorn-Direktur Program GTZ-FORCLIME agar kiranya kerjasama teknis ini dapat difasilitasi dengan baik untuk tercapainya tujuan yang dikehendaki bersama..

Bapak Endy Dionisius - BAPPEDA perwakilan Kalimantan Barat, dan Bapak Edy Sutiyarto-Kepala BKSDA Kalimantan Barat menyatakan harapan mereka untuk dapat membentuk kemitraan yang solid dan harapan terhadap orientasu dampak kolaborasi, dalam pidato mereka pada upacara tersebut.

Pertemuan di antara Direktur 4 Taman Nasional, LSM, BKSDA dan GTZ diadakan pada siang hari.

20 Mei 2010 - Situs web FORCLIME diluncurkan

Hari ini versi bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dari situs web proyek FORCLIME telah online.

in cooperation with ministry of forestry and environmentCooperation - Republic of Indonesia and Federal Republic of GermanyImplemented-by-giz