1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Pendekatan GIZ

GIZ akan bekerja dengan Kementerian Kehutanan terkait dengan kebijakan nasional dan sektor strategi, dalam rangka mengawal penyusunan strategi tersebut agar sesuai dengan kebutuhan untuk mengurangi emisi. Partisipasi efektif para pihak merupakan faktor penting dari kesuksesan proses penyusunan perencanaan dan strategi.

Tim ini akan membantu untuk menyusun atau mengadaptasikan peraturan-peraturan untuk reformasi administrasi hutan dan mekanisme REDD di masa depan, mendukung skema-skema uji coba yang inovatif dalam pengurangan emisi di kabupaten-kabupaten terpilih di Kalimantan. Diskusi dan pengembangan strategi nasional, regional dan internasional akan memperoleh manfaat umpan balik dari kesuksesan dan tantangan "di lapangan".

Program FORCLIME difokuskan pada hubungan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten dalam membuat keputusan-keputusan pemanfaatan lahan dan sumber daya. Suatu tim penasihat internasional dan nasional akan memperkuat kapasitas kelembagaan untuk mengelola dan memonitor hutan-hutan, dimana proses desentralisasi telah menyebabkan ketidakpastian wewenang antara tingkat lembaga dan administratif. Pendirian unit-unit Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), untuk pengelolaan hutan dengan kategori-kategori yang berbeda, dari "hutan lindung" sampai "hutan produksi" dibawah satu atap, merupakan hal yang penting dalam reformasi ini. Pendirian KPH tersebut mencakup divisi pengawasan dan tugas pemeriksaan dari tugas pelaksanaan, dan dengan demikian akan meletakkan tanggung jawab pengelolaan lebih dekat ke lapangan.

FORCLIME terdiri dari tiga Area Strategis, yaitu:

Area Strategis 1 – Kerangka kebijakan kehutanan di tingkat nasional dan daerah

Bidang strategis 1 dari FORCLIME (TC Module) memberikan saran kebijakan dan membantu dalam pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan(KPH), Perubahan Iklim dan REDD+. Selain itu, juga mendukung pengembangan kebijakan mengenai pencegahan kebakaran hutan di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten. Dukungan terhadap kerangka kerja hutan dan perubahan iklim bertujuan untuk memperbaiki kebijakan dan regulasi sehigga sesuai dengan tujuan iklim nasional (NDC), prinsip-prinsip tata kelola kehutanan serta tujuan konservasi keanekaragaman hayati.

Lebih lanjut tentang Area Strategis 1

Area Strategis 2 - Pembangunan dan Pengembangan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)

FORCLIME mendukung pembangunan dan pengembangan KPH di Indonesia di tingkat nasional dan tingkat daerah. Dukungan di tingkat nasional meliputi pengembangan kebijakan yang relevan dengan pembangunan KPH serta peningkatan kapasitas secara umum. Sementara pada tingkat daerah FORCLIME mendukung implementasi perancangan, perencanaan hingga pengelolaan KPH. Oleh karena itu, FORCLIME mendukung empat pembangunan KPH Model di Kabupaten Berau (Kalimantan Timur), Kabupaten Kapuas Hulu (Kalimantan Barat) dan Kabupaten Malinau (Kalimantan Utara) serta Kabupaten Palu di Sulawesi Tengah.

Lebih lanjut tentang Area Strategis 2

Area Strategis 3: Pengembangan Sumber Daya Manusia

Di tingkat nasional dan sub nasional, FORCLIME menyediakan dukungan pengembangan kapasitas sumber daya manusia untuk mendukung terwujudnya pengelolaan hutan lestari yang mampu memberikan manfaat bagi sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca di sektor kehutanan. Pendampingan program FORCLIME diarahkan pada: (1) Pengembangan kebijakan terkait dengan kapasitas sumber daya manusia; (2) Penguatan kapasitas manajemen lembaga pendidikan dan pelatihan (khususnya Pusat Pendidikan dan Latihan Lingkungan Hidup dan Kehutanan - Pusdiklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan - LHK di Bogor); dan (3) Pengembangan pelatihan yang terkait dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan mitigasi perubahan iklim sektor kehutanan melalui pelatihan di dalam kelas dan dengan menggunakan metoda campuran antara di dalam kelas dan dalam jaringan (daring-online).

Lebih lanjut tentang Area Strategis 3

Area Strategis 4: Pengelolaan Terpadu Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Daerah Aliran Sungai di Cagar Biosfer Lore Lindu

FORCLIME menyediakan pendampingan dalam pengembangan dan pengelolaan Cagar Biosfer Lore Lindu. Dukungan FORCLIME fokus pada kawasan lindung, kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), kawasan pertanian dan pembangunan wilayah/desa di kawasan zona penyangga Cagar Biosfer Lore Lindu. Pendampingan yang dilakukan FORCLIME dibangun dalam kerangka pengelolaan cagar biosfer untuk mendukung konservasi keanekaragaman hayati dan pengelolaan hutan lestari, yang pada akhirnya dapat memberi manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat dan pengurangan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan di Indonesia.

Lebih lanjut tentang Area Strategis 4