1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Berita

Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Samarinda susun roadmap pengembangan kapasitas

roadmap pengemabangan kapasitas small

Dalam rangka memperingati 40 tahun berdirinya Badan Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BD LHK) Samarinda, diselenggarakan Lokakarya Penyusunan Roadmap Pengembangan Kapasitas Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Samarinda pada tanggal 26-27 Februari 2018 di Samarinda. Lokakarya ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pengembangan kapasitas BD LHK Samarinda guna meningkatkan pelayanan. Acara ini diikuti oleh 50 representatif dari BD LHK Samarinda, unit pelaksana teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Samarinda, Dinas Kehutanan dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Provinsi Kalimantan Timur, sektor swasta, serta LSM. Lokakarya ini diselenggarakan atas kerja sama BD LHK dan FORCLIME.

Dalam acara pembukaan, Kepala Pusat Diklat SDM LHK menyampaikan bahwa materi diklat BD LHK Samarinda harus disesuaikan dengan kebutuhan dari kelompok sasaran (user), metode lebih berorientasi pada keterampilan praktis, berorientasi pada outcome (tidak sekedar menghabiskan anggaran) dan selektif di dalam memilih peserta pelatihan.

Hasil dari lokakarya antara lain strategi pengembangan diklat akan menggunakan pendekatan Competence Based Training (CBT) yang fokus pada pengembangan kompetensi yang dibutuhkan kelompok sasaran. Hal ini akan berimplikasi pada perlunya perubahan regulasi, karena saat ini pelatihan dilakukan dalam sistem paket (kurikulumnya baku dan minimum peserta 30 orang).

Untuk informasi yang lebih lanjut, silakan hubungi:
Edy Marbyanto, Manajer Strategis bidang Peningkatan Kapasitas SDM

Dibuat: Kamis, 15 Maret 2018

Forum multi pihak kehutanan di Provinsi Kalimantan Barat

Forum stakeholder Kalbar small

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat bekerja sama dengan GIZ menyelenggarakan Lokakarya Forum Organisasi Perangkat Daerah/Multi Pihak Kehutanan yang dilaksanakan pada tanggal 7-9 Maret di Pontianak. Tujuan acara ini adalah untuk membangun komunikasi dan koordinasi diantara para pihak dalam rangka penyusunan perencanaan pembangunan kehutanan Provinsi Kalimantan Barat tahun 2019 dan memperkuat jejaring kerja sama serta membangun komitmen diantara pemangku kepentingan dalam perencanaan pembangunan kehutanan.

Lokakarya diikuti oleh 100 peserta yang merupakan perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan pelaksana teknis di provinsi, pemerintah provinsi, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), serta LSM kehutanan dan lingkungan. Narasumber adalah representative dari KLHK (Biro Perencanaan, Direktorat Rencana Penggunaan dan Pembetukan Wilayah Pengelolaan Hutan, Direktorat Kebakaran Hutan  dan Lahan), Pemprov (Bappeda dan Dinas Kehutanan serta Sekretariat bersama Kehutanan).

Dalam arahannya Kepala Dinas Kehutanan menyampaikan permasalahan dan isu kehutanan di Kalimantan Barat mengenai Tanah Objek Reformasi Agraria (TORA), Perhutanan Sosial dan menekankan pentingnya pengelolaan hutan oleh organisasi KPH.

Lokakarya menghasilkan rumusan mengenai kondisi kehutanan terkini dan prioritas dalam penyusunan perencanaan kehutanan di Provinsi Kalimantan Barat.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi :
Jumtani, Koordinator Provinsi Kalimantan Barat
Wandojo Siswanto, Manajer bidang strategis, Kebijakan Pembangunan Kehutanan dan Perubahan Iklim

Dibuat: Selasa, 13 Maret 2018

Dinas Kehutanan Kalimantan Barat tingkatkan kapasitas untuk atasi kebakaran pada ekosistem lahan gambut

fire management kubu raya

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan lokakarya tentang pemantauan dan pengendalian kebakaran pada ekosistem lahan gambut pada tanggal 7-8 Februari 2018 di Pontianak, Kalimantan Barat. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas satuan tugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (Brigdalkarhutla) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kubu Raya terkait dengan bagaimana mengatasi kebakaran hutan dan lahan pada ekosistem gambut, serta pengelolaan badan air. Lokakarya yang didukung oleh GIZ ini dibuka oleh Kepala Dinas Kehutanan Propinsi, sedangkan sambutan utama disampaikan oleh Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Tanah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Peserta lokakarya, selain satuan tugas pemadam kebakaran KPH Kubu Raya, juga staf dari lembaga pemerintah lainnya serta pemangku kepentingan terkait pengelolaan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Kalimantan Barat.

Narasumber dari acara tersebut adalah pejabat dari Badan Restorasi Gambut (BRG), yaitu Bapak Hartono Prawiratmadja, Bapak Budi Wardhana, Bapak Alue Dohong. Selain itu, narasumber dari berbagai universitas, seperti Prof. Bambang Hero Saharjo (IPB), Dr. Achmad Kurnain (Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan), dan Prof. Dr. Gusti Anshari (Universitas Tanjungpura, Kalimantan Barat).

Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan evaluasi atas dampak penerapan pengetahuan dari lokakarya ini. Selain itu, lokakarya serupa akan diselenggarakan di KPH lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kontak:
Gatot Moeryanto, Advisor senior, KPH dan pengelolaan hutan

Dibuat: Jumat, 02 Maret 2018