1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Berita

Memperbarui tata batas hutan adat di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat

deliniating hutan adat Kapuas Hulu

Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kapuas Hulu Utara, Kalimantan Barat mengadakan pertemuan di desa-desa Pulau Manak, Benua Martinus, Sungai Utik dan Labian Ira'Ang di Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat mulai bulan Mei 2018. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memulai proses pengkajian atas hak hutan adat yang dapat diterima oleh setiap pemangku kepentingan terkait. Untuk mencapai target ini, KPH Kapuas Hulu Utara dan FORCLIME menyampaikan kepada masing-masing Kepala Desa dan Camat tentang perlunya klarifikasi dan konfirmasi batas hutan yang pasti. Hal ini untuk memastikan dasar hukum saat mengajukan izin pengelolaan hak hutan adat. Hak hutan adat merupakan satu dari lima skema perhutanan sosial. FORCLIME mendukung KPH Kapuas Hulu Utara dalam mengembangkan skema perhutanan sosial dan pelaksanaan kegiatan terkait dengannya di lapangan.

Pelaksanaan kegiatan yang sama akan dilakukan segera di Kecamatan Lanjak, Kabupaten Putussibau, Kalimantan Barat.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Moritz Zetzmann, Advisor, pengelolaan hutan
Petrus Derani, Advisor, Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM)

Dibuat: Selasa, 08 Mei 2018

Forum KPH Kalimantan Timur bahas pembiayaan berkelanjutan Kesatuan Pengelolaan Hutan

Financing KPH workshop EastKal

Menghadapi tantangan operasionalisasi Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yang berkelanjutan, Forum KPH Kalimantan Timur, yang terdiri dari para pihak yang terlibat dalam pembangunan KPH, mengadakan pertemuan dua hari tentang “Pembiayaan Berkelanjutan Pembangunan KPH dan Pengelolaan Usaha” pada tanggal 24-25 April di Balikpapan, Kalimantan Timur. Pertemuan yang bertujuan untuk membahas beberapa tantangan keuangan, seperti keterbatasan sumber daya keuangan pemerintah; dihadiri oleh perwakilan KPH di Kalimantan Timur, sektor swasta, dinas kehutanan dan organisasi masyarakat sipil. Acara ini diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Kehutanan, Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI), GIZ, Global Green Growth Institute dan The Nature Conservancy.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kehutanan menekankan bahwa ketersediaan sumber keuangan yang memadai sangat penting untuk memastikan operasionalisasi KPH dan menjadikan KPH sebagai organisasi yang mandiri.

Selama pertemuan, para peserta mendiskusikan berbagai sumber pendanaan dan dukungan keuangan seperti investasi swasta, investasi publik, kemitraan swasta pemerintah, sumber dana konvergensi yang berbeda, program terkait dengan pengelolaan hutan berkelanjutan dan karbon di tingkat nasional dan internasional.

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:
Tunggul Butarbutar, Koordinator Provinsi Kalimantan Timur, Advisor Teknis bidang Pengelolaan Hutan Lestari & Perubahan Iklim

Dibuat: Jumat, 04 Mei 2018

Direktur Komunikasi GIZ, Sabine Tonscheidt, kunjungi Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur

Visit of Ms Sabine

Direktur Komunikasi dan Juru Bicara GIZ, Sabine Tonscheidt, mengunjungi lokasi pelaksanaan program GIZ di Kalimantan Utara (Tarakan dan Tanjung Selor) dan Kabupaten Berau di Kalimantan Timur pada tanggal 24 - 25 April. Kunjungan didampingi oleh perwakilan GIZ di Indonesia, di antaranya Peter Palesch (Direktur GIZ untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN), perwakilan FORCLIME dan Ade Cahyat (Low Emissions Oil Palm Development - LEOPALD). Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk melihat langsung pelaksanaan program-program GIZ di Indonesia terkait dengan masalah lingkungan serta menyaksikan hubungan kerja sama dengan para pihak dalam melaksanakan kegiatan.

Pada kunjungan hari pertama, rombongan mengunjungi Tarakan untuk mendapatkan informasi tentang kegiatan FORCLIME terkait dengan pelatihan Sistem Informasi Geografi (SIG) dan pemetaan tambak-udang di kawasan hutan bakau. Pemetaan tambak ini merupakan persyaratan dalam pengelolaan tambak-udang berkelanjutan dalam kerangka kerja skema perhutanan sosial. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Tanjung Selor. Di ibu kota Kalimantan Utara ini, delegasi diterima oleh Gubernur, Dr. Irianto Lambrie. Dalam pertemuan ini dibicarakan tentang kerja sama lebih lanjut dan target bersama.

Perjalanan dilanjutkan menuju Kabupaten Berau. Pada acara makan malam bersama di Tanjung Redep, wakil bupati Berau menyampaikan tentang kondisi kabupaten, prioritas terkini Pemda dan kebutuhan mendesak petani kecil setempat.

Selama kunjungan di Kabupaten Berau, rombongan mengunjungi beberapa tempat, antara lain perkebunan kelapa sawit, plot demonstrasi reboisasi yang dilaksanakan oleh FORCLIME kerja sama finansial, dan unit pengolahan gaharu. Selama kunjungan delegasi berdiskusi aktif dengan para pihak setempat untuk mengetahui tantangan yang dihadapi dan berbagi pemikiran terkait dengan topik diskusi.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Lutz Hofheinz, Tenaga Ahli Senior untuk Pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan
Mohammad Sidiq, Koordinator Provinsi Kalimantan Utara

Dibuat: Jumat, 27 April 2018