1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Berita

FORCLIME dukung proses Revisi RPJPD Kabupaten Berau

BAPELITBANG (Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan) Kabupaten Berau didukung oleh FORCLIME melaksanakan Pra-Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) pada tanggal 2 Mei 2019 guna mendapatkan masukan para pihak terhadap draf dokumen RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) Kabupaten Berau. Hasil dari kegiatan ini adalah Rancangan Akhir Revisi RPJPD Kabupaten Berau Tahun 2006-2026 yang disesuaikan dengan Permendagri No. 54 Tahun 2010. Tujuan dilakukan revisi dokumen RPJPD Kabupaten Berau Tahun 2006-2026 ini antara lain adalah menyelaraskan visi, misi, sasaran, arah kebijakan dan sasaran pokok daerah dengan nasional; mengoperasionalkan visi dan misi daerah; serta mewujudkan keselarasan perencanaan pembangunan daerah yang sinergis dan terpadu antara perencanaan pembangunan nasional, provinsi dan kabupaten/kota.

Selanjutnya, draf dokumen revisi RPJPD tersebut akan dibawa ke Musrenbang dan didiskusikan dengan DPRD Kabupaten Berau untuk selanjutnya dikukuhkan melalui Peraturan Daerah.

Untuk informasi lebih lanjut:
Suprianto, Advisor Teknis Bidang Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Dibuat: Selasa, 07 Mei 2019

Pelatihan Kewirausahaan untuk Kesatuan Pengelolaan Hutan

Direktorat Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan untuk Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) pada tanggal 25 – 29 Maret 2019 di Sukabumi, Jawa Barat. Kegiatan tersebut didukung oleh program FORCLIME modul kerjasama teknis (FORCLIME TC) dan bertujuan untuk mendorong kemampuan kewirausahaan pada pegawai KPH untuk tercapainya kemandirian KPH. Sebanyak 40 perwakilan KPH dari seluruh Indonesia menghadiri pelatihan tersebut, termasuk juga staff dari FORCLIME TC.

Pelatihan dibuka oleh Direktur Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi, kemudian diikuti oleh sejumlah topik pembahasan oleh narasumber yang mencakup: Kebijakan pada Pengembangan Bisnis di KPHP, Keuangan pada Badan Layanan Umum Daerah, Pengelolaan Jasa Lingkungan, Pengembangan Pemasaran, Potensi Hasil Hutan di Sektor Energi, dan Workshop Pembuatan Rencana Bisnis.

“Topik-topik pelatihan yang dibawakan sangat berguna. Saya berharap Kementerian dapat memfasilitasi forum yang mempertemukan KPH sebagai penyedia produk hutan dengan pasar.” ujar Kristianto, peserta dari KPHP Katingan Hulu, Kalimantan Tengah.

Sejak 2010, FORCLIME telah mendukung usaha pengembangan KPH menuju kemandirian sebagai instrumen strategis untuk mencapai pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:
Wandojo Siswanto, Senior Advisor for Forest and Climate Change Policy
Mohamad Rayan, Advisor for Crosscutting Issue and Conflict Management
Sekar A. Woro Yunita, Junior Advisor for Sustainable Forest Management

Dibuat: Kamis, 02 Mei 2019

Pelatihan Karet Berkelanjutan bagi Petani Karet Kapuas Hulu, Kalimantan Barat

Petani karet di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat mendapat pelatihan untuk meningkatkan mutu karet alam yang mereka hasilkan. 33 petani (17 perempuan dan 16 laki-laki) yang tergabung dalam Kelompok Tani Sumedang Jaya, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh GIZ dan Continental (pabrik ban di Jerman) melalui program Public Private Partnership pada tanggal 9 April. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan mutu karet alam agar sesuai dengan standar perusahaan (Continental).

Sejak bulan Desember 2018 sampai April 2019, sudah dilakukan empat pelatihan bagi empat kelompok petani karet. Total petani yang sudah dilatih adalah 102 orang. Pelatihan berikutnya dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 22, 23, dan 30 April 2019. Materi pelatihan meliputi: Pengelolaan pohon karet; Penanaman karet alam; Teknik pasca panen karet alam.

Pada sesi akhir, petani membuat Kesepakatan Rencana Tindak Lanjut untuk memproduksi karet alam berkelanjutan dalam rentang waktu yang disepakati bersama.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Yuliana Suliyanti, Technical Advisor for Sustainable Agricultural Value Chain
Petrus Derani, Technical Advisor for Community Based Forest Management

Dibuat: Kamis, 02 Mei 2019