1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Berita

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan susun standar kompetensi tenaga teknis pengelolaan hutan produksi lestari

 

Konvensi Ganis

Pusat Perencanaan dan Pengembangan (Pusrenbang) SDM Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerja sama dengan GIZ menyelenggarakan Konvensi Nasional Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) Tenaga Teknis Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (Ganis PHPL) pada tanggal 24 - 26 Oktober di Bogor. Acara ini merupakan tahapan akhir proses penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang bertujuan untuk menjamin Rancangan SKKNI yang disusun memiliki pengakuan dan keberterimaan secara nasional. 60 orang hadir dalam Konvensi Nasional tersebut mewakili Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pakar, lembaga sertifikasi profesi, lembaga pendidikan dan pelatihan serta industri/praktisi lapangan.

Kepala Pusrenbang SDM dalam sambutannya menekankan bahwa SKKNI Ganis PHPL ini penting untuk segera diterapkan mengingat industri di bidang Kehutanan harus ditangani secara profesional oleh tenaga yang kompeten di lapangan sehingga pengelolaan hutan secara lestari dapat tercapai.

Hasil konvensi akan disampaikan kepada Kementerian Ketenagakerjaan untuk ditetapkan lebih lanjut melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan. Sedangkan pengemasan kompetensi akan dirumuskan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Suryani Garjitowati, Pusrenbang SDM – KLHK 
Azhuardi Rheza Fauzi, Pusrenbang SDM – KLHK  
Edy Marbyanto, Manajer Strategis bidang Pengembangan Kapasitas SDM

Dibuat: Kamis, 08 November 2018

FORCLIME dukung cagar biosfer di Kalimantan Barat melalui kegiatan rantai pasokan berkelanjutan tanpa deforestasi

 

Visiting Bupati Kapuas Hulu ELK

Manajemen Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum dan FORCLIME mengunjungi Bupati Kabupaten Kapuas Hulu pada 23 Oktober di Putussibau, Kalimantan Barat. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyampaikan dukungan GIZ pada Cagar Biosfer Betung Kerihun Danau Sentarum Kapuas Hulu, yang baru-baru ini dipilih oleh Man and the Biosphere Program (MAB) UNESCO. Dukungan akan diberikan melalui kegiatan program yang terkait dengan 'Rantai Pasokan Bebas Deforestasi' (Deforestation-Free Supply Chains) dan mempromosikan branding produk dari cagar biosfer. “Produk yang dihasilkan dari rantai pasok yang lestari dipanen atau diproduksi dengan menggunakan metode intensifikasi lahan, tidak membuka lahan hutan; barang diproduksi secara berkelanjutan, asal produk dapat dilacak kembali (traceable) dan tanpa eksploitasi tenaga kerja', jelas Georg Buchholz, Direktur Program FORCLIME.

Bupati Kapuas Hulu menyambut baik dukungan yang diberikan oleh GIZ. "Status baru sebagai Cagar Biosfer mendorong kami untuk terus bekerja mendukung konservasi dan perlindungan kabupaten Kapuas Hulu," kata Bupati. "Saya berharap program yang didukung oleh GIZ akan bermanfaat bagi masyarakat di Kapuas Hulu," tambahnya.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Yuliana Suliyanti, Advisor bidang Rantai Nilai Pertanian Berkelajutan
Jumtani, Koordinator Provinsi Kalimantan Barat

Dibuat: Kamis, 25 Oktober 2018

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan integrasikan isu gender kedalam pengelolaan pelatihan

 

Gender mainstreaing Widyaiswara resized

Dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan pengarusutamaan gender di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kelompok Kerja Pengarusautamaan Gender (Pokja PUG)) bekerja sama dengan Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanann (BD LHK) Makassar dan GIZ menyelenggarakan Pelatihan Pengarusutamaan Gender bagi Widyaiswara pada tanggal 18-19 Oktober di Makassar, Sulawesi Selatan. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para widyaiswara terkait pengarusutamaan gender agar mereka mampu mengintegrasikan isu gender dalam Siklus Manajemen Pelatihan (training management cycle). 29 Widyaiswara dari Pusat Diklat SDM Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bogor dan BD LHK daerah (Bogor, Kupang, Makassar, Samarinda) mengikuti pelatihan ini.

Dalam pelatihan ini para peserta melakukan diskusi kelompok untuk menyusun kurikulum pelatihan pengarusutamaan gender versi eLearning, mengidentifikasi strategi pengintegrasian gender kedalam siklus manajemen pelatihan dan mengidentifikasi indikator lembaga Diklat yang responsif gender. Hasil diskusi kelompok tersebut akan ditindaklanjuti dan disempurnakan melalui pertemuan dengan Badan Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia KLHK dan Pusat Diklat LHK pada bulan November yang akan datang.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Ernawati Eko Hartono, Pokja PUG KLHK
Edy Marbyanto, Manajer Strategis bidang Peningkatan Kapasitas SDM

Dibuat: Sabtu, 20 Oktober 2018