1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Berita

FORCLIME rayakan Hari Hutan Internasional di Indonesia

2019 03 21 IDF at Manggala Wanabakti rw

FORCLIME secara aktif berpartisipasi dalam perayaan Hari Hutan Internasional (International Day of Forests-IDF) di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sejak 2015. KLHK mengadakan serangkaian acara pada 21 Maret 2019 di Manggala Wanabakti, Jakarta, seperti lomba menggambar & mewarnai (untuk sekolah dasar); kompetisi VLOG dan video menggunakan drone, kompetisi pidato (untuk sekolah menengah atas) dan pameran satu hari (untuk umum). Tahun ini, fokus KLHK adalah pada kaum muda dengan tema ‘Rekreasi Edukasi Rimbawan Milenial’. Setidaknya ada 1.000 peserta di acara tersebut.

Selain itu, KLHK mengadakan talk show dengan topik Pendidikan Hutan dan Pemuda. Karena fokusnya adalah pada generasi muda, penerapan teknologi dan aplikasi terbaru diperlukan untuk berkomunikasi dengan generasi milenium tentang pentingnya hutan untuk fungsi ekologi, ekonomi dan sosial.

Pada bulan Desember 2012, PBB menetapkan tanggal 21 Maret sebagai Hari Hutan Internasional, dengan tujuan untuk merayakan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya semua jenis hutan dan pohon, yang tumbuh di luar hutan. Tema tahun ini adalah Hutan dan Pendidikan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Mohamad Rayan, Adviser for Crosscutting Issue and Conflict Management

Dibuat: Kamis, 28 Maret 2019

Petani desa Long Lasan di Kalimantan Utara belajar buat pupuk organik

2019 03 21 Farmer Field School KPH Bulungan ms

Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bulungan, didukung oleh FORCLIME, menyelenggarakan sekolah lapangan petani untuk memperkenalkan pertanian campuran (agroforestri) pada 21 Maret 2019 di Desa Long Lasan, Kecamatan Peso, Bulungan, Kalimantan Utara. 20 anggota kelompok tani lokal, Kelompok Tani Hutan Lasan Belua, mengikuti pelatihan ini. Melalui pelatihan lapangan ini, para petani memperoleh pengetahuan dan praktik tentang cara membuat pupuk organik untuk panen yang lebih produktif dan ramah lingkungan, tidak ada pupuk kimia yang digunakan dalam proses produksi.

Kegiatan sekolah lapangan difasilitasi oleh anggota IPAMA, sebuah asosiasi penyuluh agroforestri, yang telah melakukan pelatihan lapangan serupa di kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Pelatihan yang diadakan di Bulungan didasarkan pada pengalaman sukses di Malinau. Setelah acara sekolah lapangan, KPH Bulungan akan melatih petani lokal dalam pertanian campuran termasuk menanam kopi.

Sejak 2015, petani lokal telah menanam padi, kopi, dan berbagai tanaman buah di lahan seluas 100 hektare, yang terletak di wilayah KPH Bulungan. Bapak Suriantoh, salah satu penyuluh KPH Bulungan mengatakan bahwa saat ini KPH Bulungan memprakarsai 10 hektar lahan untuk program agroforestri dan menanam kopi yang dikelola secara kolaboratif dengan petani setempat melalui program Kemitraan Kehutanan, salah satu skema Perhutanan Sosial.

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:
Mohammad Sidiq, Koordinator Provinsi Kalimantan Utara

Dibuat: Jumat, 22 Maret 2019

Pembukaan Pelatihan Mediasi di Berau, Kalimantan Timur

Kick off mediation training

FORCLIME bekerja sama dengan program GIZ lain – Low Emissions Oil Palm Development (LEOPALD) – dan Conflict Resolution Unit of the Indonesia Business Council for Sustainable Development (CRU-IBCSD), mengadakan pertemuan pertama bagi peserta magang petugas mediasi pada 20-21 Februari di Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur. Lokakarya dihadiri 28 peserta, yang mewakili lembaga yang menangani konflik di sektor pertanahan pemerintah kabupaten Berau dan LSM lokal.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mediasi pegawai pemerintah daerah dan praktisi masyarakat sipil mengenai konflik sumber daya alam multi-pihak. Para praktisi dilatih untuk menengahi konflik nyata di wilayah mereka di bawah bimbingan para mediator berpengalaman. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk membentuk tim mediasi, memperkenalkan langkah-langkah pertama dalam penilaian konflik dan mencari konflik untuk praktik mediasi di wilayah mereka.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Johanna Riedmann, Advisor bidang Monitoring dan Perencanaan

Dibuat: Jumat, 15 Maret 2019