Cooperation - Republic of Indonesia and Federal Republic of Germany

Integrasi konservasi dan pembangunan (Ekonomi Hijau)

Yang kami lakukan

Pada fase pertama (2009 – 2012), tujuan FORCLIME untuk mempromosikan konservasi alam, pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan penghidupan masyarakat yang bergantung pada hutan di wilayah dengan tingkat keanekaragaman tinggi di Heart of Borneo (HoB) dilaksanakan di bawah Komponen 3. Dalam fase kedua (2013-2016) inti sari dari komponen tersebut diformulasikan sebagai Integrasi Konservasi dan Pembangunan (Ekonomi Hijau) dan disebut sebagai Strategic Area 4.

Melalui Strategic Area 4, FORCLIME membantu pemahaman konsep Ekonomi Hijau di antara para pihak yang relevan. Pengarusutamaan prinsip-prinsip Ekonomi Hijau dalam perencanaan pembangunan dan meningkatkan penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat di dalam dan sekitar hutan merupakan kegiatan utama. FORCLIME mendukung pengembangan kapasitas nilai ekonomi lokal hasil hutan bukan kayu dan mendorong para pihak di daerah dalam pengembangan pemasaran dan strategi investasi. Selanjutnya, sistem monitoring dan evaluasi akan dirancang untuk mengukur secara efektif dampak ekonomi hijau di berbagai tingkatan.

Yang ingin kami capai

Tujuan utama dari Strategic Area 4 adalah untuk mendorong lembaga kabupaten (pemerintah dan non pemerintah) mengidentifikasi dan melaksanakan kegiatan-kegiatan ekonomi berkelanjutan yang berkontribusi kepada perbaikan mata pencaharian, pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dan konservasi keanekaragaman hayati.

Berikut ini adalah indikator untuk mengukur keberhasilan pencapaian dari tujuan tersebut:

  1. Konsep ekonomi hijau tergambar dalam perencanaan sektoral pemerintah kabupaten, KPH dan pengelola taman nasional pada akhir 2016.
  2. Pemerintah kabupaten menyesuaikan strategi pembangunan daerah terkait penggunaan lahan dengan prinsip-prinsip Ekonomi Hijau pada tahun 2016.
  3. Sebuah sistem monitoring dan evaluasi (M&E) berbasis kabupaten untuk mengukur perbaikan mata pencaharian, penurunan emisi GRK dan konservasi keanekaragaman hayati terbentuk dan dilaksanakan pada Desember 2016.
  4. Meningkatnya nilai investasi publik dan swasta terhadap produk barang dan jasa ekonomi hijau sebanyak 10% pada tahun 2016 dibandingkan dengan rona awal (yang akan dibuat pada 2013).

Bagaimana kami bekerja

Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan melalui Strategic Area 4 adalah sebagai berikut:

  1. Kerja sama di wilayah kabupaten percontohan untuk menyertakan prinsip-prinsip ekonomi hijau ke dalam anggaran tahunan yang dituangkan ke dalam rencana pengelolaan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan rencana pengelolaan taman nasional melalui kegiatan terkait dengan peningkatan mata pencaharian, pengurangan emisi GRK dan konservasi keanekaragaman hayati.
  2. Kerja sama dengan pemerintah kabupaten untuk mengembangkan atau menyesuaikan strategi ekspansi perkebunan kelapa sawit agar dapat membantu mengatasi persoalan sosial, perubahan iklim dan keanekaragaman hayati.
  3. Dukungan bagi kabupaten percontohan dalam membangun sistem pemantauan dan evaluasi untuk mengukur pengurangan emisi dan dampak dari kegiatan percontohan terhadap penghidupan dan konservasi keanekaragaman hayati.
  4. Penerapan prinsip-prinsip ekonomi hijau dalam kerja sama investasi publik dan swasta dengan ekspansi komoditas berkelanjutan, produk dan jasa.

Untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam Strategic Area 4 serta untuk memastikan keberhasilannya, FORCLIME melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan lembaga-lembaga terkait dan pihak berwenang di tingkat nasional, provinsi, dan tingkat kabupaten, termasuk: Kementerian Kehutanan, Dinas Kehutanan, Kantor Taman Nasional, Kesatuan Pengelolaan Hutan, Dinas Perkebunan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi dan Kabupaten (BAPPEDA), Badan Pusat Statistik (BPS), Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Dinas Perdagangan dan Industri, Badan Perencanaan Tata Ruang, The Heart of Borneo Initiative (HoB), WWF Indonesia, Flora and Fauna International, dan Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD). Selain itu melakukan kerja sama dengan FORCLIME modul FC.

Berita

Kumpulan berita...

Acara Mendatang

23–24 January 2018. International Symposium on the Promotion of Deforestation-Free Global Supply Chains for Contributing to Halt Deforestation

Mita Hall, Tokyo, Japan

The objective of the event is to inform participants on the status of the implementation New York [2015] global zero deforestation commitments, to facilitate wider publication of good practices including by private sector...

Selengkapnya...


20 - 22 Feb 2018. International Conference Working across Sectors to Halt Deforestation and Increase Forest Area – from Aspiration to Action

 

FAO Headquarters, Rome

This international conference, organized by the Collaborative Partnership on Forests, will bring together a wide range of stakeholders to discuss the challenges of halting and reversing deforestation and to jointly...

Selengkapnya...

Kumpulan acara...