Cooperation - Republic of Indonesia and Federal Republic of Germany

Pendekatan GIZ

GIZ akan bekerja dengan Kementerian Kehutanan terkait dengan kebijakan nasional dan sektor strategi, dalam rangka mengawal penyusunan strategi tersebut agar sesuai dengan kebutuhan untuk mengurangi emisi. Partisipasi efektif para pihak merupakan faktor penting dari kesuksesan proses penyusunan perencanaan dan strategi.

Tim ini akan membantu untuk menyusun atau mengadaptasikan peraturan-peraturan untuk reformasi administrasi hutan dan mekanisme REDD di masa depan, mendukung skema-skema uji coba yang inovatif dalam pengurangan emisi di kabupaten-kabupaten terpilih di Kalimantan. Diskusi dan pengembangan strategi nasional, regional dan internasional akan memperoleh manfaat umpan balik dari kesuksesan dan tantangan "di lapangan".

Program FORCLIME difokuskan pada hubungan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten dalam membuat keputusan-keputusan pemanfaatan lahan dan sumber daya. Suatu tim penasihat internasional dan nasional akan memperkuat kapasitas kelembagaan untuk mengelola dan memonitor hutan-hutan, dimana proses desentralisasi telah menyebabkan ketidakpastian wewenang antara tingkat lembaga dan administratif. Pendirian unit-unit Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), untuk pengelolaan hutan dengan kategori-kategori yang berbeda, dari "hutan lindung" sampai "hutan produksi" dibawah satu atap, merupakan hal yang penting dalam reformasi ini. Pendirian KPH tersebut mencakup divisi pengawasan dan tugas pemeriksaan dari tugas pelaksanaan, dan dengan demikian akan meletakkan tanggung jawab pengelolaan lebih dekat ke lapangan.

FORCLIME terdiri dari enam Area Strategis, yaitu:

Area Strategis 1 – Kebijakan kehutanan, perencanaan strategis dan pengembangan kelembagaan

FORCLIME mendukung Kementerian Kehutanan untuk meningkatkan kerangka peraturan bagi pengelolaan hutan lestari melalui reformasi administratif, termasuk pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH). Dukungan penting lainnya ditujukan untuk persiapan pelaksanaan mekanisme REDD+ di masa depan. FORCLIME dan Kementerian Kehutanan bekerja dalam menyiapkan regulasi dan lembaga-lembaga yang diperlukan, bersama-sama dengan mitra program pembangunan lainnya.

Lebih lanjut tentang Area Strategis 1

Area Strategis 2 - Pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)

FORCLIME mendukung pembangunan dan pengembangan KPH di Indonesia pada tingkat nasional dan tingkat daerah. Dukungan di tingkat nasional meliputi pengembangan kebijakan yang relevan dengan pembangunan KPH serta peningkatan kapasitas secara umum. Sementara pada tingkat daerah FORCLIME mendukung implementasi perancangan, perencanaan hingga pengelolaan KPH. Oleh karena itu, FORCLIME mendukung secara aktif pembangunan KPH Model di Kabupaten Berau (Provinsi Kalimantan Timur), Kabupaten Kapuas Hulu (Kalimantan Barat) dan Kabupaten Malinau (Kalimantan Utara)..

Lebih lanjut tentang Area Strategis 2

Area Strategis 3: Pengelolaan Hutan Lestari (PHL)

FORCLIME mendukung perusahaan kehutanan swasta dalam proses sertifikasi FSC pada konsesi hutan mereka, terutama perusahaan yang berlokasi di kabupaten percontohan Berau, Malinau dan Kapuas Hulu. Hal ini termasuk pengembangan konsep bagaimana untuk lebih mengintegrasikan kepentingan masyarakat yang tinggal di atau dekat dengan area konsesi dan bagaimana masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari proses sertifikasi.

Lebih lanjut tentang Area Strategis 3

Area Strategis 4: Integration of concervation and development/Green Economy

FORCLIME membantu pemahaman konsep Ekonomi Hijau di antara para pihak yang relevan. Pengarusutamaan prinsip-prinsip Ekonomi Hijau dalam perencanaan pembangunan dan meningkatkan penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat di dalam dan sekitar hutan merupakan kegiatan utama. FORCLIME mendukung pengembangan kapasitas nilai ekonomi lokal hasil hutan bukan kayu dan mendorong para pihak di daerah dalam pengembangan pemasaran dan strategi investasi. Selanjutnya, sistem monitoring dan evaluasi akan dirancang untuk mengukur secara efektif dampak ekonomi hijau di berbagai tingkatan.

Lebih lanjut tentang Area Strategis 4

Area Strategis 5: Pengembangan Sumber Daya Manusia

Di tingkat nasional dan sub nasional, FORCLIME menyediakan dukungan pengembangan kapasitas sumberdaya manusia untuk mendukung terwujudnya pengelolaan hutan lestari yang mampu memberikan manfaat bagi sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya pengurangan emisi di sektor kehutanan di Indonesia. Pendampingan program FORCLIME tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia bidang kehutanan dalam rangka menghadapi globalisasi  Masyarakat Ekonomi ASEAN pada tahun 2015.

Lebih lanjut tentang Area Strategis 5

Area Strategis 6: Keragaman Hayati dan Pengelolaan Kawasan Lindung

FORCLIME menyediakan bantuan teknis dalam bidang keragaman hayati dan pengelolaan kawasan lindung pada tingkat nasional dan tingkat daerah dalam upaya untuk mendukung pengelolaan hutan lestari yang berkontribusi pada manfaat dan kesejahteraan masyarakat seraya mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan di Indonesia. Bantuan FORCLIME fokus pada:

  1. Perbaikan kebijakan terkait dengan konservasi keragaman hayati dan pengelolaan kawasan lindung;
  2. Penguatan kelembagaan pengelola kawasan lindung dalam kerangka kesatuan pengelolaan hutan; dan
  3. Promosi praktik-praktik terbaik dalam tata kelola konservasi keragaman hayati dan manajemen kawasan lindung

Lebih lanjut tentang Area Strategis 6

Berita

Kumpulan berita...