Cooperation - Republic of Indonesia and Federal Republic of Germany

Refleksi hasil pembelajaran dan finalisasi buku panduan untuk fasilitator mengenai alat pelacakan manajemen efektif (METT)

METT20 23March2017 1

Melalui kerja sama dengan mitra non-pemerintah, termasuk FORCLIME, Proyek GEF-Harimau Sumatera, WCS-IP dan USAID-LESTARI; Direktorat Konservasi Kawasan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyelenggarakan pelatihan penyegaran mengenai Management Effectiveness Tracking Tool ( METT) bagi 30 fasilitator terlatih pada 20-23 Maret 2017 di Bogor. Selama pelatihan, peserta juga terlibat dalam penyelesaian buku panduan tentang METT berdasarkan pengalaman mereka dari proses penilaian di tempat tugas masing-masing. Selain itu, peserta juga memperoleh pengetahuan tentang Asset-Based Thinking dari INSPIRIT, konsultan fasilitasi, untuk meningkatkan kapasitas peserta terkait dengan filosofi dan teknik menfasilitasi. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengharapkan bahwa target perbaikan manajemen yang efektif dari 260 kawasan lindung dapat dicapai pada 2019.

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:
Ismet Khaeruddin, Strategic Area Manager, Biodiversity Conservation and Management of Protected Areas

Berbagi pengetahuan dan pengalaman diantara petani agroforestry Kapuas Hulu (Kalimantan Barat) dan Malinau (Kalimantan Utara)

"Belajar dari satu sama lain" - adalah moto lokakarya mengenai agroforestry yang diselenggarakan pada tanggal 28 sampai 30 Maret 2017 di Mataso, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Tujuan pertemuan diskusi dan kegiatan lapangan dengan petani kakao lokal dan anggota kelompok pelatih agroforestri baru Ikatan Penyuluh Agroforestri Malinau (IPAMA) adalah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang pengelolaan agroforestri kakao dan pembentukan kelembagaan untuk pengolahan dan pemasaran kakao.

Pada hari pertama, IPAMA menyampaikan latar belakang dan proses pembentukan organisasi. Kisah dari Malinau ini memotivasi petani dari Mataso mendiskusikan kemungkinan membuat kelompok untuk memfasilitasi usaha kakao di Kapuas Hulu. Hari berikutnya, kunjungan ke tiga plot demonstrasi agroforestri kakao yang dibangun pada tahun 2015. Selama lokakarya, peserta melakukan pengamatan dan diskusi mengenai potensi dan kendala dalam perancangan dan manajemen, serta dalam mencari solusi dalam menghadapi tantangan kedepan. Selain itu, peserta juga belajar dan melakukan praktik pemangkasan yang baik. Kegiatan akhir dari rangkaian lokakarya adalah mengunjungi hutan desa dan bersosialisasi bersama masyarakat Karangan Bunut dan merayakan peresmian pondok ekowisata.

Lokakarya ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mempertemukan petani kakao dari Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat untuk berbagi gagasan dan solusi mengenai peningkatan produksi, pengolahan dan pemasaran kakao dari sistem agroforestry. Diharapkan pengetahuan dan gagasan yang muncul dari lokakarya ini akan memotivasi dan mendukung para peserta untuk mencoba lebih banyak kegiatan menuju produksi dan pemasaran kakao yang berkelanjutan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Dr. Regine Brandt, Development Advisor for Agroforestry, Email: regine.brandt@giz.de
Karl Jäger, Development Advisor for Agroforestry, Email: karl.jaeger@giz.de
Petrus Derani, Local Coordinator in Kapuas Hulu, Email: petrus.derani@yahoo.com
Halim Pratama, Local Advisor in Malinau, Email: pratamahalim.eng@gmail.com

 

FORCLIME selenggarakan Rapat Manajemen Triwulanan Pertama

First QM in Bandung

FORCLIME telah menyelenggarakan Rapat Manajemen Triwulanan yang pertama di tahun 2017 pada tanggal 26 Februari sampai 1 Maret 2017 di Bandung, Jawa Barat. Pertemuan ini dilakukan untuk membahas Rencana Strategis FORCLIME dan Rencana Kerja Tahunan 2017. Pertemuan internal ini juga dihadiri oleh mitra dari FORCLIME FC, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Biro Perencanaan Kehutanan dan Biro Kerja Sama Luar Negeri), serta Bappenas. Melalui pertemuan ini, FORCLIME memiliki kesempatan untuk meningkatkan rencana kerja tahunan atas masukan dan saran dari lapangan di keiga kabupaten percontohan serta dari mitra di tingkat nasional.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Mohamad Rayan, Advisor for Crosscutting Issue and Conflict Management

Berita

Kumpulan berita...

Acara Mendatang

6-17 November 2017. UNFCCC COP 23

Bonn, Nordrhein-Westfalen, Germany

The 23rd session of the Conference of the Parties (COP 23) to the UN Convention on Climate Change (UNFCCC) will be organized by Fiji and hosted at the headquarters of the UNFCCC secretariat in Bonn, Germany.

Selengkapnya...

Kumpulan acara...