Cooperation - Republic of Indonesia and Federal Republic of Germany

FORCLIME dukung Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan KPH di Kalimantan

Penyusunan rencana pengelolaan hutan

Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Wilayah XI Samarinda bekerja sama dengan FORCLIME menyelenggarakan pelatihan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan KPH, termasuk rencana jangka panjang, jangka pendek dan rencana operasional, untuk seluruh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Kalimantan Timur; KPH Malinau, Kalimantan Utara; dan KPH Kapuas Hulu, Kalimantan Barat pada tanggal 6-8 September 2016 di Balikpapan, Kalimantan Timur. Tujuan kegiatan ini adalah untuk  meningkatkan kemampuan penyusunan rencana pengelolaan hutan bagi kepala dan staf KPH. Selain itu, juga untuk memantau kemajuan penyusunan rencana pengelolaan yang saat ini sedang berlangsung.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Direktorat Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP), bapak Rudi Pryanto, dan bapak Suhendro Bashor dari Direktorat Rencana Penggunaan dan Pembentukan Wilayah Pengelolaan Hutan  (RPPWPH) memberikan bimbingan langsung kepada peserta pelatihan mengenai tata cara penyusunan rencana pengelolaan hutan di KPH berdasarkan peraturan yang ada.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Tunggul Butarbutar, Manajer bidang strategis, Pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)
Suprianto, Adviser Teknis, Pembangunan KPH

Tenaga Bakti Rimbawan berikan kontribusi signifikan bagi operasionalisasi KPH

Monev bakti rimbawan copy

Pusat Rencana dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Pusrenbang SDM) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerja sama dengan FORCLIME menyampaikan hasil monitoring dan evaluasi Program Bakti Rimbawan pada tanggal 17 Oktober di Jakarta. Pertemuan ini dihadiri oleh 25 perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bappenas dan FORCLIME.

Kegiatan monitoring dan evaluasi atas Program Bakti Rimbawan dilakukan oleh Tim Ahli dari Pusrenbang SDM dan FORCLIME di sembilan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), yaitu Sungai Wain, Kapuas Hulu, Gularaya, Rinjani Barat, Way Terusan, Bualemo, Jeneberang, Kerinci, dan Wae Sapalewa. Selain kunjungan lapangan, kegiatan monitoring dan evaluasi juga dilakukan melalui survei online. 645 tenaga Bakti Rimbawan dan 27 Kepala KPH terlibat dalam survei ini.

Hasil dari kegiatan monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa tenaga Bakti Rimbawan telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendorong aktivitas KPH. Bahkan di beberapa KPH, mereka menjadi “mesin penggerak”. Meski demikian, Program Bakti Rimbawan ini terancam keberlanjutannya karena keterbatasan anggaran, baik di kementerian maupun di daerah (kabupaten atau provinsi).

Kepala Badan Penyuluh dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan bahwa program ini perlu dilanjutkan karena tenaga bakti rimbawan merupakan ujung tombak implementasi program pengelolaan hutan di tingkat tapak. Pengembangan program Bakti Rimbawan ini perlu melibatkan peranserta pemerintah daerah secara lebih intensif.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi
Edy Marbyanto, Manajer bidang Strategis, Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia

FORCLIME dukung implementasi pengelolaan hutan produksi lestari di KPH

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur didukung oleh FORCLIME, The Nature Conservancy (TNC) dan The Borneo Initiative (TBI) menyelenggarakan pembekalan dan penyegaran bagi pengelola Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yang ada di Provinsi Kalimantan Timur, KPH Malinau (Kalimantan Utara) dan KPH Kapuas Hulu (Kalimantan Barat) tentang konsep dan kebijakan Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) pada tanggal 19-20 Oktober 2016 di Samarinda. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dari KPH di Kalimantan Timur, KPH Kapuas Hulu, KPH Malinau, Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Kalimantan Timur, Unit Pelaksana Teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Samarinda.

Nara sumber pada pertemuan tersebut termasuk Rudi Pryanto (Direktorat Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), Bambang Wahyudi (TNC), Iwan K. Permadi (TBI), Tunggul Butarbutar (FORCLIME), M. Fajar (Peterson Control Union), Prof. Soeyitno Soedirman (Praktisi PHPL).

Kesadaran untuk melakukan Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) perlu dimiliki oleh seluruh jajaran yang terlibat dalam pengelolaan hutan. Kesadaran tersebut meliputi berbagai aspek, termasuk aspek kepatuhan terhadap peraturan perundangan, aspek produksi, aspek lingkungan, aspek sosial, dan juga dari aspek strategi bisnis.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Tunggul Butarbutar, Manajer bidang Strategis, Pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)
Suprianto, Adviser Teknis, Pembangunan KPH

Berita

Kumpulan berita...

Acara Mendatang

September 19th – 22nd, 2017. IUFRO 125th Anniversary Congress

Freiburg, Germany

The IUFRO 125th Anniversary Congress, which will take place at the Konzerthaus in Freiburg, Baden-Württemberg, Germany, from 19 to 22 September 2017.

Follow link for more information



6-17 November 2017. UNFCCC COP 23

Bonn, Nordrhein-Westfalen, Germany

The 23rd session of the Conference of the Parties (COP 23) to the UN Convention on Climate Change (UNFCCC) will be organized by Fiji and hosted at the headquarters of the UNFCCC secretariat in Bonn, Germany.

Selengkapnya...

Kumpulan acara...