Cooperation - Republic of Indonesia and Federal Republic of Germany

Pelatihan tentang Rantai Nilai di Kabupaten Berau

Bekerja sama dengan PT Damar Jabis, FORCLIME menyelenggarakan pelatihan mengenai Rantai Nilai dan Penilaian Cepat mengenai Pasar untuk komoditi rotan, gaharu, karet dan kakao di Kabupaten Berau. Peserta terdiri dari perwakilan dari berbagai pemangku kepentingan, seperti produsen, staf pada Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), LSM, pejabat pemerintah kabupaten, petani dan pedagang.

Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah sebagai berikut:

  • 25 mitra lokal (petani, pedagang, KPH, LSM dan lembaga pemerintah kabupaten yang relevan) serta staf FORCLIME di kabupaten telah mendapatkan pelatihan mengenai rantai nilai dan penilaian pasar yang cepat;
  • Peserta pelatihan dapat melakukan tugas lapangan mengenai rantai nilai dan penilaian pasar yang cepat;
  • Pengumpulan data primer dan sekunder mengenai volume produksi dan kualitas, teknologi proses produksi dan pasca panen, lokasi, jumlah penerima manfaat, rantai produksi dan pasar, serta dukungan pemerintah untuk hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang dipilih dan komoditas pertanian teridentifikasi;
  • Peta rantai nilai dan penilaian cepat pasar HHBK yang dipilih dan komoditas pertanian di Kabupaten Berau dijabarkan;
  • HHBK prioritas dan produk pertanian untuk Kabupaten Berau terpilih;
  • Daftar rekomendasi yang mencakup topik-topik: Peningkatan volume, standar kualitas, keberlanjutan dan profitabilitas HHBK prioritas dan produksi komoditas pertanian, peningkatan teknologi, strategi produksi dan pemasaran, kebijakan institusi dan pemerintah disajikan kepada pemerintah kabupaten.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi :
Heinz Terhorst, Strategic Area Manager for integration conservation and development (Green Economy)

Dua Desa Dukungan FORCLIME Dapat Izin Mengelola Hutan

Dua desa dukungan FORCLIME dapat izin mengelola hutan

Direktur Jenderal Bina Perhutanan Sosial, Haryadi Himawan, mewakili Menteri Kehutanan Republik Indonesia telah menyerahkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan mengenai penetapan areal kerja  Hutan Desa di Kapuas Hulu pada kunjungan kerjanya tanggal 22 Januari lalu.   Ada 8 desa yang menerima surat keputusan yang telah ditandatangani oleh Menteri Kehutanan, yaitu Nanga Betung, Sri Wangi, Nanga Jemah, Tanjung, Ujung Said, Penepian Raya, Nanga Lauk, Manua Sadap . Penyerahan surat keputusan dilakukan secara simbolis kepada salah satu desa, yaitu Desa Nanga Betung. Dengan telah ditandatanganinya surat keputusan penetapan areal kerja ini, maka masyarakat memiliki dasar hukum untuk mengelola hutannya.

Dua diantara desa-desa yang menerima surat izin mengelola hutannya adalah desa yang telah difasilitasi oleh FORCLIME bersama dengan lembaga swadaya setempat (KABAN). Kedua desa tersebut adalah Nanga Lauk dan Manua Sadap. Kegiatan fasilitasi telah dilakukan mulai dari penyusunan proposal termasuk juga pemetaan wilayah yang diusulkan untuk dikelola melalui skema Hutan Desa.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan FORCLIME terkait dengan pendampingan pengelolaan hutan berbasis masyarakat, silahkan hubungi:
Ali Mustofa, Thematic Leader of Community Empowerment

FORCLIME hadir di Festival Danau Sentarum - Betung Kerihun

Danau Sentarum festival 2013

FORCLIME hadir dalam acara tahunan "Festival Danau Sentarum-Betung Kerihun" yang berlangsung di Lanjak dan Taman Nasional Danau Sentarum pada 12 - 15 Desember 2013. Acara dibuka oleh Gubernur Kalimantan Barat dan disaksikan oleh Deputi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Bupati dan pejabat pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.

Stan pameran merupakan stan bersama antara FORCLIME kerja sama teknis dan kerja sama keuangan (GIZ dan KfW), serta Dinas Kehutanan Kabupaten Kapuas Hulu. Selama pameran, informasi tentang pelaksanaan kegiatan FORCLIME diberikan kepada para pengunjung dan para pemangku kepentingan di Kapuas Hulu dan sekitarnya.

Kapuas Hulu merupakan salah satu kabupaten percontohan pelaksanaan kegiatan FORCLIME berlangsung . Kabupaten ini memiliki dua taman nasional, Danau Sentarum (132.000 ha) dan Betung Kerihun (800.000 ha). Sebagai kawasan lindung, taman nasional memiliki fungsi utama untuk konservasi keanekaragaman hayati dan perlindungan sistem penyangga kehidupan. Sejak 2011, pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu (melalui Dinas Pariwisata/Disbudpar Kabupaten) dan otoritas taman nasional bekerja sama untuk menyelenggarakan festival tahunan "Danau Sentarum - Betung Krihun Festival" yang bertujuan untuk mempromosikan pentingnya kedua kawasan konservasi ini.

Untuk informasi lebih lanjut tentang pelaksanaan kegiatan FORCLIME di Kapuas Hulu , silahkan hubungi:
Ismet Khaerudin, Senior Adviser for Biodiversity and Management of Protected Areas
Franz-Fabian Bellot, Development Adviser for GIS

Berita

Kumpulan berita...

Acara Mendatang

23–24 January 2018. International Symposium on the Promotion of Deforestation-Free Global Supply Chains for Contributing to Halt Deforestation

Mita Hall, Tokyo, Japan

The objective of the event is to inform participants on the status of the implementation New York [2015] global zero deforestation commitments, to facilitate wider publication of good practices including by private sector...

Selengkapnya...


20 - 22 Feb 2018. International Conference Working across Sectors to Halt Deforestation and Increase Forest Area – from Aspiration to Action

 

FAO Headquarters, Rome

This international conference, organized by the Collaborative Partnership on Forests, will bring together a wide range of stakeholders to discuss the challenges of halting and reversing deforestation and to jointly...

Selengkapnya...

Kumpulan acara...