Cooperation - Republic of Indonesia and Federal Republic of Germany

Konferensi Safeguard REDD+ di Asia Tenggara dan Pasifik

Safeguard conference

FORCLIME bersama dengan perwakilan dari Pusat Standardisasi dan Lingkungan (Pustaling) Kementerian Kehutanan berpartisipasi dalam dua hari konferensi mengenai Safeguard REDD+ di Subic, Filipina pada tanggal 11 sampai 12 Maret 2014. Konferensi ini diselenggarakan oleh Kelompok Kerja (Pokja) REDD+ Sector Network Natural Resources and Rural Development (SNRD) di Asia, suatu forum pertukaran pengetahuan dari Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbei (GIZ), bekerja sama dengan mitranya di Filipina.
 
Berikut adalah tujuan dari acara tersebut yang didiskusikan dan dijabarkan selama konferensi berlangsung:
•    Mangarahkan diskusi mendalam mengenai pelaksanaan safeguard REDD+, memperhatikan keputusan REDD+ pada COP 19 di Warsawa tahun 2013
•    Membangun dan meningkatkan kapasitas di antara instansi pemerintah dan membangun organisasi kerja sama, dalam kaitannya dengan safeguard REDD+ dan sistem informasi  safeguard.
•    Mempelajari bagaimana safeguard dilaksanakan dalam kunjungan lapangan ke kawasan hutan konservasi di wilayah leluhur masyarakat adat.

Peserta konferensi merupakan staf GIZ dan juga staf dari lembaga mitra dari beberapa negara penyelenggara REDD+ di Asia, seperti India, Indonesia, Lao DPR, Mongolia, Filipina, The Pacific Islands, dan Vietnam.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:
Mathias Bertram, Strategic Area Manager for Forest Policy.

Lokakarya bagi SMK Kehutanan untuk dukung pembangunan KPH

Training for SMKK

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan (Pusat Diklat Kehutanan) bekerja sama dengan GIZ FORCLIME telah menyelenggarakan Lokakarya Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kehutanan di Bogor pada bulan Maret lalu. Lokakarya ini bertemakan Implementasi Kurikulum SMK Kehutanan Tahun 2013 dalam Rangka Mendukung Pengembangan KPH. Tujuan Lokakarya ini adalah untuk: (1) Meningkatkan wawasan dan menyamakan persepsi dalam penerapan kurikulum SMK Kehutanan tahun 2013; (2) Meningkatkan pengetahuan para guru dalam membuat materi Uji Kompetensi Keahlian/UKK peserta didik SMK Kehutanan; (3) Mendorong SMK Kehutanan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan belajar mengajar melalui pembahasan secara detail silabus dari kurikulum SMK Kehutanan tahun 2013 dalam rangka menjaga standar mutu SMK Kehutanan.

Peserta yang berjumlah 90 orang berasal dari SMK Kehutanan Negeri (5 sekolah), SMK Kehutanan Swasta (11 sekolah) dan Dinas Pendidikan Kabupaten. Narasumber pada lokakarya ini dari Kementerian Kehutanan (Badan Penyuluh dan Pengembangan SDM Kehutanan - BP2SDM, Widyaiswara Pusdiklat dan Balai Diklat Kehutanan), GIZ FORCLIME, Kementerian Pendidikan Nasional, Perum Perhutani, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).   

Dalam acara pembukaan, Dr. Helmut Dotzauer (GIZ FORCLIME) menggaris bawahi bahwa pembangunan KPH sebagai pilar pembangunan kehutanan di Indonesia hanya akan sukses bila didukung oleh tenaga-tenaga professional. Oleh karena itu keberadaan lembaga pendidikan seperti SMK Kehutanan mempunyai peran strategis untuk mendukung pembangunan KPH di masa yang akan datang.
Di akhir lokakarya, peserta merumuskan rencana tindak lanjut untuk penyiapan langkah-langkah penerapan kurikulum SMKK 2013. Salah satu rekomendasinya adalah perlunya penguatan kapasitas para guru SMKK dan perlunya adopsi Standar Kompetensi Kerja Nasional Sumber Daya Manusia Kesatuan Pengelolaan Hutan (SKKNI SDM KPH) sebagai acuan dalam penyusunan kurikulum SMK Kehutanan di masa mendatang.

Untuk informasi selanjutnya hubungi:
Edy Marbyanto, Strategic Area Manager for Human Capacity Development

Pengembangan Database Manajemen di Kabupaten dan Provinsi

Pengembangan database management

Sebagai bagian dari upaya perbaikan tata kelola kehutanan, GIZ FORCLIME mendukung pengembangan sistem data manajemen di Kabupaten Berau, Kabupaten Kapuas Hulu dan Provinsi Kalimantan Timur.  Penilaian pendahuluan tentang kondisi dan kebutuhan pengembangan telah dilakukan yang sekaligus memberikan rekomendasi tentang langkah-langkah yang diperlukan dan peta jalan (road map) pengembangan data manajemen di masing-masing daerah.

Data manajemen ini akan dikembangkan di wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan Dinas Kehutanan Kabupaten dengan kemungkinan keterhubungan ke sistem informasi yang lebih luas di masa depan.  Dalam rancang bangunnya, data manajemen ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan data internal untuk pengambilan keputusan dan juga data publik untuk pengambilan kebijakan.  Data manajemen ini misalnya diharapkan bisa tersambung dengan sistem data kehutanan nasional, pemenuhan kebutuhan data monitoring REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation and forest Degradation - pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan) maupun RAD-GRK (rencana aksi daerah penurunan gas rumah kaca).

Presentasi rancangan dan rencana pengembangan dilakukan di Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur untuk mendapat masukan dari para pihak.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:
Tunggul Butarbutar, Strategic Area Manager for Forest Management Unit (FMU) Development

Berita

Kumpulan berita...

Acara Mendatang

23–24 January 2018. International Symposium on the Promotion of Deforestation-Free Global Supply Chains for Contributing to Halt Deforestation

Mita Hall, Tokyo, Japan

The objective of the event is to inform participants on the status of the implementation New York [2015] global zero deforestation commitments, to facilitate wider publication of good practices including by private sector...

Selengkapnya...


20 - 22 Feb 2018. International Conference Working across Sectors to Halt Deforestation and Increase Forest Area – from Aspiration to Action

 

FAO Headquarters, Rome

This international conference, organized by the Collaborative Partnership on Forests, will bring together a wide range of stakeholders to discuss the challenges of halting and reversing deforestation and to jointly...

Selengkapnya...

Kumpulan acara...