Cooperation - Republic of Indonesia and Federal Republic of Germany

Survei Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Hutan di Berau, Kalimantan Timur

Mulai tanggal 21 Maret 2012 sampai dengan 10 April 2012 FORCLIME melakukan survei sosial ekonomi di 16 desa yang berada di sekitar lokasi percontohan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH model) Berau Barat dan kegiatan percontohan pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (DA REDD). Data yang dikumpulkan melalui survei ini meliputi: (1) data tingkat kesejahteraan masyarakat; (2) data sosial terkait gender; (3) persepsi masyarakat tentang hutan dan REDD; dan (4) data pendapatan dan pengeluaran masyarakat. Hasil dari survei tersebut akan digunakan sebagai data dasar untuk dapat melakukan evaluasi terhadap dampak dari pelaksanaan program, selain juga dalam rangka mendukung proses perencanaan Kesatuan Pengelolaan Hutan.

Sebelum dilakukannya survei, FORCLIME memfasilitasi pelatihan bagi 11 enumerator yang berasal dari lembaga swadaya dan pelajar perguruan tinggi setempat. Para enumerator ini yang melakukan wawancara selama survei dilaksanakan. Peserta pelatihan diperkenalkan pada teori survei data dasar sosial ekonomi dan konsep pemantauan tingkat kesejahteraan masyarakat dengan menggunakan pendekatan Nested Sphere of Poverty/NESP yang dikembangkan oleh CIFOR dan telah digunakan oleh GIZ dalam beberapa survei sebelumnya. Selama pelatihan juga diajarkan teknik pengambilan sampling dan wawancara, pemahaman terhadap isi kuesioner, serta pengorganisasian kegiatan survei di lapangan. Peserta juga melakukan praktek simulasi wawancara dengan menggunakan kuesioner yang tersedia.

Kegiatan survei data dasar sosial ekonomi masyarakat dilaksanakan di empat kecamatan di Berau, yakni: Kecamatan Segah (8 desa), Kecamatan Kelay (5 desa), Kecamatan Sambaliung (1 desa) dan Kecamatan Teluk Bayur (2 desa). Seorang pakar internasional yang memiliki keahlian dalam melakukan survei sosial ekonomi akan mengunjungi beberapa desa untuk mengumpulkan data tambahan melalui wawancara yang mendalam dengan pimpinan masyarakat desa dan tokoh kunci lainnya, serta melakukan analisa terhadap data yang dikumpulkan oleh enumerator.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan hubungi:
Edy Marbyanto (edy.marbyanto@giz.de)
Helmut Dotzauer (helmut.dotzauer@giz.de)

 

Jakarta, Samarinda, Bandung-FORCLIME hadir di rangkaian kegiatan JERIN (Jerman-Indonesia)

JERIN_ITB-2

Dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang hutan dan perubahan iklim serta mendukung keberhasilan rangkaian kegiatan JERIN, FORCLIME menyelenggarakan sejumlah acara menarik yang digelar bersamaan dengan pameran JERIN yang telah berkeliling di berbagai kota di Indonesia sejak bulan Oktober tahun lalu. JERIN merupakan kegiatan bersama antara Jerman dan Indonesia melalui rangkaian pameran dan acara budaya dengan tema "kreativitas dalam keragaman".

Salah satu kontribusi FORCLIME dalam acara JERIN adalah Lomba Foto FORCLIME 2011 yang telah terselenggara dengan sukses, terbukti dengan lebih dari 2600 foto yang dilombakan. Hadiah bagi para pemenang diserahkan oleh Duta Besar Jerman dan Menteri Kehutanan yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan. Foto-foto pemenang ditampilkan dalam Pameran Foto pada tanggal 15-23 Desember 2011 di Kementerian Kehutanan di Jakarta.

Ketika pameran JERIN diselenggarakan di Samarinda, pameran foto FORCLIME juga hadir di Perpustakaan Umum Provinsi 13-17 Pebruari 2012, dan mendapat sukses besar. Pada kesempatan tersebut, FORCLIME mengadakan sejumlah acara pengisi, seperti diskusi tentang hutan dan perubahan iklim bagi siswa di Samarinda dan lomba menggambar bagi anak-anak TK, yang keduanya dilaksanakan pada tanggal 15 Februari. Lomba gambar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang hutan dan perubahan iklim pada usia dini. Kegiatan lomba ini dilakukan bersama LSM lingkungan setempat - Jaringan Pendidikan Lingkungan Hidup Kaltim (JPL Kaltim) dan Dinas Kehutanan Kalimantan Timur.
Baru-baru ini pameran JERIN diselenggarakan oleh Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), pada acara tersebut FORCLIME menyajikan foto-foto pemenang dari Lomba Foto FORCLIME 2011, selain juga melakukan diskusi tentang hutan dan perubahan iklim dengan pengunjung pameran.

Tentang JERIN

JERIN merupakan platform proyek interaktif yang terbuka bagi keterlibatan Anda. Kegiatan proyek ini meliputi acara budaya hingga bisnis, dari sains sampai pendidikan, dari politik ke lingkungan.
JERIN berlangsung dari Oktober 2011 sampai dengan Juni 2012 di beberapa kota termasuk Medan, Jakarta, Bandung, Makassar, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Semarang, Banda Aceh, Malang, Mataram, Padang, Samarinda, Surakarta (Solo).
Informasi lebih lanjut tentang JERIN http://jerin.or.id/

 

Pelatihan GIS tingkat lanjut bagi para pihak di wilayah Heart of Borneo

Picture_GIS_Training_Malinau_-_favourite

Bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Kabupaten Malinau dan WWF, GIZ-FORCLIME menyelenggarakan pelatihan GIS tingkat lanjut (GIS II) bagi pejabat pemerintah di wilayah jantung Kalimantan (Heart of Borneo-HoB), termasuk taman nasional, dinas kehutanan dan instansi pemerintah daerah terkait. Pelatihan ini berlangsung dari 13-17 Februari 2012 di Malinau, Kalimantan Timur.

Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Dinas Kehutanan Malinau, Ir. Gerald A. Silooy, menekankan perlunya metode analisis tingkat lanjut dalam pengumpulan dan analisis data, seperti penginderaan jauh untuk memperbaiki pengelolaan hutan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep teknis dan aplikasi GIS tingkat lanjut bagi peserta agar dapat diterapkan dalam pekerjaan mereka terkait dengan pengelolaan sumberdaya alam di wilayah HoB. Dalam hal ini termasuk analisis dan klasifikasi berbagai parameter lingkungan seperti kemiringan lereng, pola curah hujan harian, jenis tanah, dll untuk menilai kerentanan terhadap degradasi. Peserta kemudian menggunakan klasifikasi berbeda dalam menentukan kawasan hutan yangg dilindungi sesuai dengan peraturan yang relevan (Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 837/Kpts/Um/11/1980). Dalam pelatihan tersebut, peserta mempraktekkan metode raster dan vektor pengolahan data dengan menggunakan ArcGIS 10. Para peserta juga dapat menerapkan keterampilan baru yang diperolehnya untuk hal lain dalam menghasilkan data dan analisis data, seperti menggabungkan interpretasi citra dengan data lapangan untuk mengklasifikasikan daerah aliran sungai skala kecil dan arus air, atau untuk memverifikasi status atau batas kawasan hutan yang sebenarnya.
Materi pelatihan disusun oleh tenaga ahli teknis GIZ yang ditempatkan di Pusat Layanan GIS (GIS Service Center-GSC) di Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat. Materi tersebut dimodifikasi dengan menggunakan data lokal dari Kalimantan Timur dan Kabupaten Malinau.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Heinz Terhorst: heinz.terhorst@eco-consult.com
Timo Beiermann: timo.beiermann@giz.de
Budi Susanto: budi.susanto@giz.de

Berita

Kumpulan berita...

Acara Mendatang

21 March 2017. International Day of Forests

The International Day of Forests is a day to raise awareness of the importance of all types of forests, and trees outside forests, for the benefit of current and future generations. Activities that take place in support of this day include...

Selengkapnya...


22 March 2017 World Water Day

With the goal of raising awareness in governments and organization of the need to develop the policies needed to ensure that sustainable water and energy are secured for the many and not just the few, World Water Day, observed on 22 March, was...

Selengkapnya...

Kumpulan acara...