Cooperation - Republic of Indonesia and Federal Republic of Germany

Pusat Diklat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyelenggarakan lokakarya penyusunan standar bahan ajar mengenai pengelolaan hutan bagi tenaga bakti rimbawan di Bogor pada tanggal 4 -5 Maret. Lokakarya yang dilaksanakan atas kerja sama dengan GIZ FORCLIME ini bertujuan untuk menyusun standar materi pengajaran bagi tenaga bakti rimbawan. Bakti rimbawan adalah program KLHK merekrut profesional muda kehutanan untuk ditempatkan di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di seluruh Indonesia. Program kementerian ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan tenaga teknis kehutanan dalam rangka pembangunan KPH. Tenaga bakti rimbawan juga dapat ditempatkan di instansi Kehutanan daerah untuk membantu pelaksanaan pengelolaan hutan di lapangan.

Di dalam lokakarya ini dihadirkan beberapa narasumber, misalnya dari KPH Rinjani Barat serta direktorat teknis KLHK yang terkait dengan pembangunan KPH untuk memberikan masukan dan saran atas bahan ajar yang telah disusun agar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Hingga awal tahun 2016 sekitar 600 orang dengan latar belakang sarjana kehutanan maupun lulusan dari SMK Kehutanan direkrut melalui Program Bakti Rimbawan, yang kemudian ditempatkan di KPH dan atau di instansi kehutanan daerah.

Untuk informasi lebih lengkap dapat menghubungi:
Edy Marbyanto, Manajer bidang strategis, Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia
Suherdi, staf Pusat Diklat Sumber Daya Manusia Lingkungan Hidup dan Kehutanan, KLHK

Berita

Kumpulan berita...