Cooperation - Republic of Indonesia and Federal Republic of Germany

Sertifikasi hutan mendapat dukungan kuat dengan diselenggarakannya Pameran Internasional Perdagangan Kayu pada tanggal 25 – 26 Januari di Surabaya dengan tema: "Produk kayu tropis Indonesia: Berkelanjutan. Kualitas. Terjamin."

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) bersama dengan The Borneo Initiative (TBI), yang keduanya adalah mitra kerja GIZ FORCLIME dalam kegiatan terkait Pengelolaan Hutan Lestari (PHL), menyelenggarakan acara di awal tahun 2016 dengan topik khusus mengenai aspek lingkungan dan sosial dalam pengelolaan hutan lestari. Sejumlah besar pemangku kepentingan mulai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, LSM seperti Rainforest Alliance dan The Nature Conservancy (TNC), serta 19 perusahaan perdagangan kayu dari luar negeri dan 28 industri pengolahan kayu Indonesia hadir dalam acara tersebut.

Saat ini industri kayu Indonesia memproduksi berbagai produk seperti plywood, veneer, lantai ruangan, decking outdoor, lantai truk, kayu konstruksi, kusen pintu dan jendela, scantlings, dan furnitur taman.

Konsensus yang dicapai antara pedagang luar negeri dan produsen Indonesia adalah bahwa kualitas dan legalitas asal kayu adalah faktor kunci untuk membangun hubungan usaha jangka panjang yang berkelanjutan, meningkatkan kepercayaan terhadap produk kayu Indonesia di antara pembeli dari Eropa dan Amerika Serikat. Dengan demikian memperbesar pangsa pasar Indonesia di pasar internasional.

GIZ FORCLIME mendukung penguatan PHL dan kapasitas REDD + di Indonesia, khususnya di tingkat Kesatuan Pengelolaan Hutan. Verifikasi legalitas kayu dengan 'Sistem Verifikasi Legalitas Kayu' (SVLK) dan sertifikasi Forest Stewardship Council '(FSC) serta Reduced Impact Logging (RIL) adalah bagian kegiatan FORCLIME dalam kerangka pengelolaan hutan lestari, yang antara lain diwujudkan dalam kerja sama dengan TBI dan APHI.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Tobias Goedde, Strategic Area Manager for Sustainable Forest Management

Berita

Kumpulan berita...