Cooperation - Republic of Indonesia and Federal Republic of Germany

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Lingkungan dan Kehutanan (Pudiklat LHK) meluncurkan pelatihan dengan metoda gabungan tatap muka dan e-learning (blended learning) pada 1 November 2015. Salah satu keuntungan dari metoda ini adalah untuk mengurangi waktu staf keluar dari tempat kerjanya. Melalui metoda ini para peserta dapat belajar dengan materi pembelajaran berkualitas tinggi dan mendiskusikannya secara online dengan pengajar. Peserta dapat mengakses materi, forum diskusi dan chatting melalui metoda yang baru, yaitu Sistem Manajemen Belajar Online "Moodle" yang (http://www.elearning.pusdiklathut.org). Moodle adalah seperti kelas maya (virtual), di mana peserta dapat berkonsentrasi pada konten pembelajaran teori tetapi juga dapat merefleksikan bidang tanggung jawab mereka.

Blended training ini dilaksanakan bersama oleh tiga pusat pelatihan kehutanan daerah. Ribuan kilometer jauhnya dari satu sama lain, pelatih dari Kalimantan (Samarinda), Sumatera (Pekanbaru) dan Nusa Tenggara Timur (Kupang) sekarang dapat ‘bertemu’ secara online untuk memfasilitasi proses pembelajaran peserta. Salah seorang trainer dan online tutor, Dr Agus Setiawan, mengatakan bahwa "Kami sangat gembira dengan pelatihan percontohan ini dan bersyukur bahwa GIZ FORCLIME mendukung kami dalam pengembangan pelatihan Blended Learning dan pelaksanaannya". Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (HCD) di FORCLIME telah membantu CFET, pusat-pusat pelatihan kehutanan daerah dan sekolah kejuruan kehutanan dalam pelaksanaan e-learning sejak September 2014.

Untuk membantu keberhasilan pelaksanaan Blended Learning, Pusdiklat LHK di Bogor telah menjadwalkan dua pelatihan Blended Learning untuk bulan mendatang, yaitu: "REDD + dan Perubahan Iklim" dan "Manajemen Kolaborasi". Kedua pelatihan ini akan dilaksanakan untuk mendapatkan pengalaman lebih lanjut dalam penyampaian pelatihan dengan metoda baru ini. Selain itu, untuk membuktikan potensi upscaling dalam memberikan pelatihan berkualitas tinggi bagi staf kehutanan dalam jumlah besar di Indonesia dan juga berpotensi dilaksanakan di kawasan ASEAN.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Edy Marbyanto, Strategic Area Manager for Human Capacity Development
Anne-Cathrin Vonarx, Development Adviser for Human Capacity Development

Berita

Kumpulan berita...