Pendekatan GIZ

GIZ akan bekerja dengan Kementerian Kehutanan terkait dengan kebijakan nasional dan sektor strategi, dalam rangka mengawal penyusunan strategi tersebut agar sesuai dengan kebutuhan untuk mengurangi emisi. Partisipasi efektif para pihak merupakan faktor penting dari kesuksesan proses penyusunan perencanaan dan strategi.

Tim ini akan membantu untuk menyusun atau mengadaptasikan peraturan-peraturan untuk reformasi administrasi hutan dan mekanisme REDD di masa depan, mendukung skema-skema uji coba yang inovatif dalam pengurangan emisi di kabupaten-kabupaten terpilih di Kalimantan. Diskusi dan pengembangan strategi nasional, regional dan internasional akan memperoleh manfaat umpan balik dari kesuksesan dan tantangan "di lapangan".

Program FORCLIME difokuskan pada hubungan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten dalam membuat keputusan-keputusan pemanfaatan lahan dan sumber daya. Suatu tim penasihat internasional dan nasional akan memperkuat kapasitas kelembagaan untuk mengelola dan memonitor hutan-hutan, dimana proses desentralisasi telah menyebabkan ketidakpastian wewenang antara tingkat lembaga dan administratif. Pendirian unit-unit Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), untuk pengelolaan hutan dengan kategori-kategori yang berbeda, dari "hutan lindung" sampai "hutan produksi" dibawah satu atap, merupakan hal yang penting dalam reformasi ini. Pendirian KPH tersebut mencakup divisi pengawasan dan tugas pemeriksaan dari tugas pelaksanaan, dan dengan demikian akan meletakkan tanggung jawab pengelolaan lebih dekat ke lapangan.

FORCLIME terdiri dari tiga komponen program, yaitu:

Komponen 1 - Saran Kebijakan

Pada tingkat nasional, FORCLIME memberikan saran dalam pengembangan strategi dan kebijakan yang relevan. Program ini memberikan saran dalam penyusunan peraturan dan mekanisme untuk pengurangan emisi gas rumah kaca dari deforestasi dan degradasi hutan. FORCLIME mendukung Kementerian Kehutanan untuk meningkatkan kerangka peraturan bagi pengelolaan hutan lestari melalui reformasi administratif, termasuk pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH).

Lebih lanjut tentang Komponen 1

Komponen 2 - Pengelolaan Hutan Lestari dan REDD+

Pada tingkat provinsi dan kabupaten di Kalimantan, FORCLIME mendukung lembaga pemerintah untuk membuat kerangka yang dibutuhkan bagi kegiatan percontohan REDD, dan memfasilitasi pelaksanaannya. Percontohan unit pengelolaan hutan dikembangkan secara partisipatif, dengan memperhatikan hak-hak pemanfaatan lahan tradisional masyarakat setempat.

Lebih lanjut tentang Komponen 2

Komponen 3 - Inisiatif Jantung Kalimantan (Heart of Borneo)

FORCLIME mempromosikan pelestarian alam dan pembangunan lestari keragaman hayati di kawasan Heart of Borneo (HoB), mendukung skema kolaborasi untuk pengelolaan taman nasional dan daerah penyangganya. Program ini memfasilitasi negosiasi pemanfaatan lahan dan rencana pengembangan diantara para pihak di kabupaten-kabupaten HoB yang terpilih. Kesepakatan terkait dengan pembayaran jasa lingkungan, seperti ekowisata, akan menguntungkan pemerintah daerah setempat dan pemberdayaan masyarakat di dalam lokasi pelaksanaan program.

Lebih lanjut tentang Komponen 3